Koto Baru, SuhaNews | Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Solok, Sesmadewita, mengingatkan kembali tentang barang jawaan jemaah yang boleh masuk koper utama, koper kabin dan tas paspor. Hal ini bertujuan tak merepotkan jemaah maupun merugikan karena pemeriksaaan barang bawaan di bandara nanti.
“Meski telah berulang kali disampaikan tiap manasik, tak jarang barang bawaan jemaah ini jadi masalah dan kendala di bandara saat pemeriksaan, aturan barang bawaan ini sesuai dengan aturan penerbangan internasional dan bukan dibuat-buat oleh Panitia Penyelenggarah Ibadah Haji (PPIH),” ujar Sesmadewita disela penyerahan koper jemaah, Minggu (26/4) siang di kantornya, Komplek Islamic Center Kabupaten Solok di Koto Baru.

Sesmadewita menambahkan, selaian kepada jemaah yang disampaikan secara langsung saat manasik, kepada keluarga yang mendampaingi saat pengambilan koper maupun pengurusan administrasi juga telah disampaikan agar tidak jadi masalah pas pemeriksaan di bandara nanti.
“Setiap tahun pasti ditemukan kasus barang bawaan yang dilarang oleh petugas Bandara, meski bukan jemaah kita dari Kabupaten Solok, kami tak ingin ada jemaah kita yeng terkendala nanti, makanya kembali kami ingatkan saat menyerahkan koper ini,” ulas Sesmadewita.
Ia menyebut, selain menyampaikan langsung dalam kegiatan manasik dan berbagai pertemuan, pihaknya juga memanfaatkan media sosial agar jemaah dan keluarga memahami aturan tentang barang bawaan ini. Masing-masing jemaah menerima dua koper dan satu tas paspor dari Garuda Indonesia yang dibagikan melalui Kantor Kemenhaj Kabupaten Kota.

Koper utama diisi perlengakapan dan kebutuhan jemaah dengan berat maksimal 32 Kg serta ada aturan barang-barang yang boleh dimasukan ke dalam koper utama ini. Kemudian koper kabin, berisi pakaian dan kebutuhan harian untuk di asrama haji dan perjalanan, juga ada aturan barang yang dibolehkan dan dilarang. Serta tas paspor yang nantinya akan dipakai didada serta diikatkan ke pinggang berisi paspor dan dokumen penting lainnya yang harus dipegang jemaah selama mengikuti perjalanan ibadah haji. Fendi
Berita Terkait :
- Nyaman Holiday Gantikan Damri Bawa Jemaah Haji dari Asrama ke BIM
- Kloter 1 PDG Sampai di Madinah, Kloter Dua Tak Masuk Asrama Haji
- Meski Hujan, Wagub Vasko Antarkan Jemaah Haji Kloter 1 Hingga Tangga Pesawat
- Dilepas Gubernur Mahyeldi, Kloter 1 PDG Terbang Dinihari ke Tanah Suci
- Bus Miyor Antarkan Jemaah Kota Padang ke Asrama Haji
- Kloter 1 Masuk Asrama Haji Padang, Perjalananan ke Tanah Suci Dimulai
- Operasional Embarkasi Padang Mulai Hari Ini, Skema One Stop Service (OSS) Disiapkan
- 23 April Jemaah Kloter 1 Masuk Asrama Haji Padang, Garuda Siapkan Menu Ramah Lambung
- Satu Jemaah Calon Haji Kabupaten Solok Wafat Sebelum Berangkat
- Persiapkan Keberangkatan Jemaah Haji, Kemenhaj Kab. Solok Gelar Rakor



Facebook Comments