SuhaNews | Embarkasi Padang yang akan melayani keberangkatan jemaah haji dari Sumatera Barat dan Bengkulu akan memulai pelayananannya hari ini Kamis (23/4) menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 1 yang berasal dari Kota Padang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Propinsi Sumatera Barat M. Rifki, menegaskan bahwa pelayanan maksimal bagi jemaah menjadi komitmen utama seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
“Embarkasi adalah etalase pelayanan jemaah haji. Di sinilah kualitas layanan benar-benar dirasakan jemaah sebelum berangkat,” ujar Rifki, Senin (20/4) di Asrama Embarkasi Padang.
Ia menjelaskan, salah satu penyesuaian yang dilakukan adalah integrasi pembagian kartu Nusuk ke dalam alur layanan OSS. Jika sebelumnya kartu Nusuk diterima jemaah di Arab Saudi, tahun ini diserahkan lebih awal melalui embarkasi.
Menurut Rifki, langkah tersebut bertujuan memberikan kemudahan sekaligus mempercepat proses layanan bagi jemaah.
Selain itu, Kemenhaj Sumbar juga melakukan penyesuaian pada distribusi stiker koper kabin. Tahun ini, stiker dibagikan lebih awal di daerah melalui kantor Kemenhaj kabupaten dan kota.
“Selama ini stiker ditempelkan di asrama oleh petugas. Dengan dibagikan di daerah, proses di embarkasi menjadi lebih cepat dan jemaah bisa langsung menuju kamar,” katanya.
Perubahan juga dilakukan pada alur layanan di aula kedatangan. Untuk menghindari penumpukan, panitia menyiapkan tenda besar di depan aula kedatangan sebagai area tunggu tambahan bagi jemaah.
“Dengan penambahan tenda ini, jemaah tidak perlu menumpuk di dalam aula. Mereka bisa menunggu dengan lebih tertib dan nyaman sebelum mengikuti tahapan layanan berikutnya,” ujar Rifki.
Usai rapat, seluruh panitia juga melaksanakan simulasi pelaksanaan One Stop Service (OSS) untuk memastikan seluruh tahapan layanan berjalan optimal.
Simulasi tersebut mencakup seluruh proses pelayanan, termasuk penyerahan kartu Nusuk yang tahun ini diintegrasikan dalam layanan di embarkasi.
“Kita terus lakukan evaluasi dan penyempurnaan. Jika ada layanan yang bisa diselesaikan di daerah, tentu akan kita optimalkan agar proses di embarkasi lebih efisien,” kata Rifki.
Melalui penyesuaian ini, Kemenhaj Sumbar menargetkan pelayanan jemaah haji di Embarkasi Padang berjalan lebih cepat, tertib, dan terintegrasi pada musim haji 2026. (*)
Berita Terkait :
- 23 April Jemaah Kloter 1 Masuk Asrama Haji Padang, Garuda Siapkan Menu Ramah Lambung
- Satu Jemaah Calon Haji Kabupaten Solok Wafat Sebelum Berangkat
- Persiapkan Keberangkatan Jemaah Haji, Kemenhaj Kab. Solok Gelar Rakor
- Perdana di Indonesia, Kemenhaj Sumbar Gelar RAKER 2026, Mantapkan Pelayanan Haji
- Angga Jefri Dilantik Jadi Kasubbag Tata Usaha Kemenhaj Kota Sawahlunto
- Mantan Nahkoda Humas Itu resmi Jabat Kakanwil Kemenhaj Sumbar
- Kemenhaj Bukittinggi Bersiap, Jama’ah Mantap Menuju Baitullah
- Perang Timur Tengah Memanas, 2500 Jemaah Umrah dari Sumbar Ikut Terdampak
- H. Rifki, Kemenhaj Hadir Untuk Peningkatan Pelanyanan pada Jemaah Haji
- Jelang ke Tanah Suci, Kemenhaj Berikan 5 Kali Manasik Haji bagi Seluruh Jemaah



Facebook Comments