14 Kloter Telah Berangkat, Imigrasi Segel Bus Nyaman Holiday dan KYM Trans di Asrama Haji Padang

SuhaNews | 9 Mei 2026 merupakan keberangkatan kloter terakhir dari Embarkasi Padang menuju Tanah Suci pada penyelenggaraan haji tahun 1447 H / 2026 M masehi, dan kloter 14 merupakan kloter Pamungkas.
Segel yang dipasang oleh petugas imigrasi dipintu bus Nyaman Holiday menjadi penanda bahwa jemaah sudah siap diberangkatkan ke tanah suci setelah melalui proses imigrasi dan boarding pas yang dilakukan di aula Asrama Haji embarkasi Padang.

00902 haji 2026 bus nyaman segel b

“Itu protokoler keberangkatan jemaah haji, semua proses yang biasa dilakukan di bandar, dilakukan oleh petugas dari Angkasa Pura, Garuda Indonesia dan Imigrasi di asrama haji, keluar dari pintu asrama, jemaah sudah melewati seluruh pemeriksaan dan langsung naik bus, ada 10 bus yang disiapkan oleh Garuda untuk setiap keberangkatan, masing-masing bus akan disegel begitu dinyatakan selesai oleh petugas Angkasa Pura,” jelas H. Rifki, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat.

Proses ini berlaku sejak awal penyelenggaraan haji di embarkasi Padang, nantinya bus akan langsung ke tangga pesawat mengantarkan jemaah.

Kloter 14 ini terdirid ari jemaah dari 15 kabupaten dan kota di Sumatera Barat serta tambahan dari dua daerah di Bengkulu. Karena kloter terakhir, komposisinya memang gabungan.

00902 haji 2026 bus nyaman segel c

Berangkat dalam gelombang dua, penerbangan Kloter 14 dari Bandara Internasional Minangkabau menuju bandara King Abdul Aziz Jeddah. Sejak dari Asrama Haji Padang, jemaah dudah mengenakan pakaian Ihram.

Untuk operasional angkutan jemaah dari Asrama Haji menuju Bandara Internasional Minangkabau, Garuda Indonesia menyediakan 10 unit bus dari berbagai operator, diantaranya Nyaman Holiday dari ANS, KYM Trans, Orion Holiday dan Sutan 66, saat membawa jemaah ini semuanya disegel oleh imigrasi dan berada dalam protokoler Garuda Indonesia dan Angkasa Pura. Fendi

BACA JUGA  Korban Hanyut Batang Palangki Belum Ditemukan, Pencarian Dilanjutkan

Berita terkait :

Facebook Comments

Google News