Darurat Narkoba, BNN Kerjasama dengan Kemenag Kabupaten Solok

Koto Baru, SuhaNews | Kepala BNN Kabupaten Solok dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok menandatangani kerjasama dalam rangka mencegah darurat narkoba di ranah lima danau. Penandatanganan MoU ini dilakukan di aula Hubbul Wathan, Senin (18/5).

Ikut hadir menyaksisikan penandatangan ini, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kemenag Kabupaten Solok bersama para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala Madrasah dan Kepala KUA se Kabupaten Solok, serta pejabat fungsional. Sedangkan dari BNN hadir para pejabat dan penyuluh.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, M.A dalam sambutannya mengapresiasi langkah BNN mengandeng Kemenag dalam upaya memberantas darurat narkoba ini. Karena semakin hari peredaran dan sasarannya semakin melebar hingga kepada para pelajar dan anak usia sekolah.

Kepada jajaran Kemenag di Kabupaten Solok diharapkan untuk berperan aktif dalam memberantas, memerangi narkoba yang marak terjadi di masyarakat.

“Tidak hanya kepada anak didik di madrasah saja, akan tetapi juga dilingkungan tempat tinggal kita, bersasama-sama kita cegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika ini, karena itu merupakan salah satu sumber penyakit masyarakat, mulai dari pidana ringan hingga kejahatan berat, penyuluh agam Islam juga diminta berperan aktif menyuarakan pencegahan ini dalam kegiatan ditengah masyarakat,” ujar Dedi Wandra.

H. Dedi Wandra juga mengucapkan terima kasih kepada BNN dengan adanya MoU ini, yang akan memberi edukasi pada siswa madrasah, santri hingga santri di TPQ tentang dampak dan bahaya penyalahgunaan narkotika.

Menutup sambutannya, H. Dedi Wandra juga menyampaikan agar jajaran Kemenag yang mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika dilingkungan untuk tidak ragu melapor pada BNN.

Sementara itu kepala BNNK Kabupaten Solok M. Febrian Jufril, SE, M.Si mengatakan kerjasama ini adalah salah satu bentuk upaya bersama memberantas penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat. Karena sekarang Kabupaten Solok tidak hanya menjadi daerah perlintasan peredaran narkotika ini, akan tetapi sudah menjadi target pasar oleh oknum-oknum nakal dibalik maraknya penyalahgunaan barang haram tersebut.

BACA JUGA  Inacraft 2023, Kota Pariaman Hadirkan 8 Kerajinan Produk Unggulan

Senada dengan yang disampaikan Kakan Kemenag sebelumnya, M. Febrian berharap dukungan dan peran edukasi dari segenap jajaran Kemenag agar tidak ada siswa madrasah yang terlibat dalam lingkaran hitam narkotika ini.

Selanjutnya pengetahuan tentang dampak dari penyalahhgunaan narkotika ini akan dituangkan dalam Integrasi Kurikulum Anti Narkoba di satuan pendidikan Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah Taklimiyah Awaliyah (MDTA), dan Taman Pendidikan Quran (TPQ);

“Jika bapak ibu membutuhkan bantuan BNN, kami siap datang untuk memberikan penyuluhan, pemeriksaan, dan pendampingan dan konsultasi,” ujar M. Febrian.

01808 bnn mou b

Febrian berharap dari kerjasama ini turut menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Solok, yang dimulai dari dukungan kerjasama seluruh jajaran Kemenag.

Acara ini ditutup dengan penandatanganan kerjasama dari kedua pihak, yani Kepala BNNK M. Febrian Jufri dan kepala Kantor Kemenag H. Dedi Wandra. Fendi

Berita terkait :

Facebook Comments

Google News