Tengah Malam, 2 Kali Solok Digoyang Gempa Berpusat di Padang Panjang

Solok, SuhaNews. Tengah malam baru saja memasuki 30 Juni 2020, dua kali daerah Solok sekitarnya digoyang gempa. Walau tak banyak masyarakat yang merasakan karena terlelap, namun goyangan cukup kuat. Dari rilis BMKG Padang Panjang, gempa tektonik ini berpusat di Padang Panjang.

Gempa pertama terjadi pada pukul 00.40.08 WIB wilayah Padang Panjang, Sumatera Barat diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M=4.5. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0.40 LS dan 100.42 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 7km arah Timur Laut Padang Panjang, Sumatera Barat pada kedalaman 10 km

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Sumatera segmen Sianok

Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Padang Panjang III-IV MMI *(Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu )*, Bukit Tinggi dan Agam II-III MMI *(Getaran dirasakan oleh beberapa Orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang)*, Padang, Padang Pariaman dan Pariamn I-II MMI *( Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang)*.

BERITA TERKAIT : 94 Tahun Lalu: Gempa dan Tsunami di Danau Singkarak

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Tak lama kemudian juga terjadi gempa susulan pada pukul Hingga 01.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ).

Atas kejadian kejadian Kepala BMKG Padang Panjang Irwan Slamet, ST., M.Si menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik namun tetap waspada. Tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

BACA JUGA  43 Jamaah Umrah Kota Solok Dilepas Wawako

2

Gempa ini tepat 94 tahun setelah terjadinya Gempa Dahsyat di Padang Panjang yang terjadi 28 Juni 1926. Yang kala itu juga sampai menimbulkan tsunami di danau Singkarak. Moentjak

BACA JUGA :

 

Facebook Comments

Google News