Pariaman, SuhaNews | Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman, Edy Oktafiandi, yang sekaligus menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kakankemenag Kabupaten Padang Pariaman (TMT 01 Agustus 2026), menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin Pariaman, Neni Triana, Selasa (29/09/2026) di di Aula Rumah Makan Sambalado selepas Pembinaan Guru PAI.
Penandatangan kerjasama ini disaksikan jajaran pejabat Kankemenag Kota Pariaman dengan Kankemenag Kabupaten Padang Pariaman, sedangkan dari STIT Syekh Burhanuddin Pariaman juga dihadiri pejabat terkait. Turut menghadiri kegiatan ini Guru PAI Kankemenag Kota Pariaman dan Guru PAI Kankemenag Kabupaten Padang Pariaman.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Pariaman, menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremonial di atas kertas, melainkan sebuah tanggung jawab moral dan ibadah dalam menghadirkan dunia pendidikan yang unggul, ramah dan integrasi.
“untuk mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi, merupakan amanat Asta Protas Kemenag ke-4 sesuai Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia (KMA RI) Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029,” ujarnya.
“Adapun Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029 secara lengkap meliputi : 1. Kerukunan dan Cinta Kemanusian; 2. Ekoteologi; 3. Layanan Keagamaan Berdampak; 4. Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi; 5. Pesantren Berdaya; 6. Pemberdayaan Ekonomi Umat; 7. Sukses Penyelenggaraan Haji; dan 8. Digitalisasi Tata Kelola,” jelas Edy Oktafiandi.
Edy Oktafiandi juga menambahkan bahwa Kankemenag Kota Pariaman maupun Kankemenag Kabupaten Padang Pariaman akan senantiasa mendukung Guru PAI dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia.
“Kami mendukung seluruh Guru PAI untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme dan wawasan melalui STIT Syekh Burhanuddin Pariaman,” ulasnya.
Senada dengan Kakankemenag, Dr. Neni Triana, MA selaku Ketua STIT Syekh Burhanuddin Pariaman, Menyampaikan bahwa kampus memiliki komitmen kuat untuk terus berkembanng sebagai institusi pendidikan tinggi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Menurutnya dukungan serta sinergi dengan duo Kemenag menjadi bagian inti dalam mewujudkan visi kelembagaan yang lebih progresif dan berdaya saing.
“Kerja sama ini (kolaborasi) dibawah naungan Ikhlas Beramal (Kemenag) perlu terus diperkuat, agar kemajuan kampus berjalan selaras dengan kebutuhan SDM dilapangan, baik dalam bidang keislaman, pendidikan, sosial maupun peningkatan kualitas lembaga kita bersama,” tutur Neni Triana. mou mou mou
Melalui MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen penuh mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi. (*)
Berita terkait :





Facebook Comments