SuhaNews | Dalam musibah terbakarnya Kapal Ferry KM. Batu Mandi di pebauhan Merak pada Selasa (20/10) kemarin sore, Ketua MUI Sumbar Dr. Zulkarnaini, MA dan istri turut menjadi korban,
“Tak terbayang bisa selamat, dikepung asap hitam, berdesakan, mau melompat tinggi.” ujar Buya Zulkarnaini melalui pesan WA kepada salah satu pengurus MUI Kabupaten Solok.
Diceritakan oleh Buya Zulkarnaini, beliau dan istrinya dalam perjalanan dari Solok menuju Jakarta dengan menumpang bus Antar Kota Antar Propinsi. Musibah ini terjadi saat kapal sudah dekat ke pelabuhan Merak dan bersiap merapat. Kepanikan yang luar biasa terjadi di seluruh kapal. Penumpang berebut menyelamatkan diri, api terus berkobar hingga membakar kendaraan yang berada di deck bawah.
“Istri mengalami cidera patah kaki dan sudah mendapatkan pertolongan, saat ini menjalani perawatan di rumah sakit Medica Cilegon dan akan dioperasi hari Rabu (21/10) ini,” tulis Buya Zulkarnaini dalam pesan singkatnya.
Buya Zulkarnaini dan istri dalam perjalanan dari Solok menuju Jakatta untuk menemui anaknya yang baru saja melahirkan.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, M.A yang ditemui di kantornya, Rabu (21/10) turut menyampaikan duka atas musibah yang menimpa Buya Zulkarnaini dan istri serta korban KM. Batu Mandi lainnya.
“Atas nama keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Solok menyampaikan duka pada Buya Zulkarnaini dan Istri, semoga tabah atas cobaan ini dan ibu cepat pulih, dan operasinya berjalan lancar” ujar Dedi Wandra. Fendi
Berita Terkait :





Facebook Comments