Covid-19 Kabupaten Solok: 1 Orang Meninggal, 13 Terkonfirmasi

Arosuka, SuhaNews – Kasus suspek dirawat meninggal kembali bertambah. Tepat pada hari pemilihan kepala daerah serentak seorang pasien konfirmasi meninggal dunia. Sehingga sudah 16 warga Kabupaten Solok yang suspek dirawat  meninggal dunia.

“Kasus susppek dirawat yang meninggal bertambah satu orang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Rabu (9/12/2020) di Arosuka.

Warga yang meninggal yakni Laki-laki 50 thn, alamat Nagari Sumani, Kec. X Koto Singkarak, merupakan kasus suspek yang memiliki penyakit penyerta sesak nafas, epilepsi dan stroke, Karantina Mandiri. Yang bersangkutan meninggal Rabu, 9 Desember 2020 sekitar pukul 06.30.

Jumlah kasus suspek dirawat, tambah Syofiar Syam, tetap satu orang, yakni Perempuan 51 thn, alamat Kayu Aro, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, merupakan kasus suspek yang dirawat di ruang isolasi RSUD Arosuka.

“Kasus konfirmasi ada tambahan sebanyak 13 orang,” tambah Syofiar Syam.

Tambahan kasus konfirmasi pada saat Pilkada Serentak ini, yakni :

  1. Laki-laki 22 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, merupakan kasus suspek dari RSUD M Natsir, Pekerjaan Mahasiswa.Yang bersangkutan karantina mandiri.
  2. Perempuan 25 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, merupakan kasus suspek dari RSUD M. Natsir Solok. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  3. Perempuan 16 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, merupakan kasus suspek dari RSUD M. Natsir Solok Yang bersangkutan karantina mandiri.
  4. Laki-laki 59 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung merupakan kasus suspek dari RSUD M. Natsir Solok. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  5. Laki-laki 62 thn, alamat Nagari Dilam, Kec. Bukit Sundi, merupakan kasus suspek dari RSUD M. Natsir Solok. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  6. Perempuan 39 thn, alamat Nagari Panyakalan, Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi.
  7. Perempuan 29 thn, alamat Nagari Paninggahan Kec. Junjung Sirih, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  8. Laki-laki 2 thn, alamat Nagari Paninggahan, Kec. Junjung Sirih, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  9. Perempuan 26 thn, alamat Nagari Koto Anau, Kec. Lembang Jaya, merupakan anggota KPPS yang hasil rapid rekatif. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  10. Perempuan 49 thn, alamat Nagari koto anau Kec. Lembang Jaya, merupakan anggota KPPS yang hasil rapid rekatif. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  11. Perempuan 34 th, alamat Nagari Guguak Sarai, Kec. IX Koto Sei Lasi, merupakan anggota KPPS yang hasil rapid rekatif. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  12. Perempuan 57 thn, alamat Nagari Koto Gaek Guguak, Kec. Gunung Talang, merupakan pasien yang dirawat di RSUD M.Natsir Solok.
  13. Laki-laki 57 thn, alamat Nagari Paninggahan, Kec. Junjung Sirih, merupakan kasus suspek yang dirawat di RSUD M. Natsir Solok.
BACA JUGA  Pelantikan OSIM MTsN 3 Solok dengan Protokol Kesehatan
men
Syofiar Syam

“Kasus Konfirmasi Ssembuh ada tambahan sebanyak 2 (dua) orang,” jelas Syofiar Syam.

Dua warga yang dinyatakan sembuh setelah 2 kali pemeriksaan Spesimen dengan hasil negatif, yakni:

  1. Perempuan 78 thn, alamat Nagari Muara Panas Kec. Bukit Sundi, merupakan kontak erat dg kasus Konfirmasi, Karantina Mandiri.
  2. Laki-laki 57 thn, alamat Nagari Taruang-taruang, IX Koto Sei Lasi, merupaan kontak erat dengan kasus Konfirmasi, Karantina Mandiri.

“Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak  5.703 orang,” tambah Syofiar Syam.

Total warga Kabupaten Solok yang konfirmasi Covid-19,  jelas Syofiar Syam, sebanyak 502  orang, yang terdiri atas karantina mandiri 99 orang, dirawat 5 orang, meninggal 16 orang, dan sembuh 382 orang. Wewe

Baca juga:

Facebook Comments

Google News