Cuaca Ekstrim Masuki Fase Puncak, BMKG Perkirakan Selama April 2021

SuhaNews. Cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Barat sepekan terakhir tengah berada di fase puncak. BMKG memperkirakan kondisi hujan disertai angin kencang ini akan berlangsung selama bulan April 2021 ini.

Dari pantauan SuhaNews, merata setiap daerah melaporkan dampak dari cuaca ekstrim angin kencang ini mulai dari pohon tumbang, atap rumah yang diterbangkan angin, tiang listrik yang patah dan tumbang, hingga adanya korban jiwa.

BACA JUGA  Kompolnas Kunjungi Polres Bukittinggi

Dilansir oleh Langgm.id, Kepala Stasiun BMKG BIM Padang Pariaman, Sakimin menjelaskan, angin kencang akibat cuaca ekstrim yang terjadi di Kota Padang hari ini kecepatannya bervariasi di berbagai titik. Tercatat sekitar pukul 14.30 WIB, kecepatan angin mencapai 24 knot atau setara dengan 48 km/jam.

“Angin kencang itu bisa dari 20, 30 sampai 50 knot, bahkan 15 knot saja sudah kencang itu, biasanya berbeda-beda setiap lokasi, itu berasa juga anginnya, pohon-pohon bisa tumbang,” ujar Sakimin.

Dijelaskannya, untuk penyebabnya, hal ini karena saat ini sedang pada fase puncak musim penghujan. Kondisi ini akan terjadi hingga akhir April.

BACA JUGA  Pemko Solok MoU dengan Sociopreneur ID dalam 4 Bidang

Sakimin menyebut, potensi hujan sedang hingga  lebat  yang disertai angin kencang maupun petir sering terjadi di sebagian besar Sumbar.

“Fase ini potensi awan cumulonimbus itu memang banyak terjadi, karena posisi matahari lagi di atas khatulistiwa, menimbulkan pemanasan suhu di permukaan laut,” jelasnya.

Salah satu penyebabnya adalah, akibat pemanasan suhu di permukaan laut terangnya, penguapan laut menjadi tinggi. Kemudian terkondensasi menjadi awan hujan. Awan hujan itu juga termasuk di dalamnya angin badai dan petir.

BACA JUGA  Angin Kencang, Sejumlah SMP di Kabupaten Solok Rusak

“Sampai akhir April akan terjadi, insya Allah nanti kalau masuk Mei sudah mulai berkurang, walaupun masih ada,” terangnya.

Hal ini terjadi karena daerah Sumbar bagian barat adalah daerah pantai yang sepanjang tahun ada potensi hujan. Sehingga patut diwaspadai, terutama daerah pantai seperti Pasaman Barat, Agam, Pariaman, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, dan Mentawai.

Untuk itu masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan buruk yang bisa terjadi akibat cuaca ekstrim ini. Begitu juga dengan pihak terkait. **

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News