Agam Gelar Pelatihan Tata Kelola, Bisnis dan Pemasaran Destinasi Pariwisata

Padang, SuhaNews – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Kabupaten Agam menggelar pelatihan tata kelola, bisnis, dan pemasaran destinasi pariwisata, di Hotel Truntum, Padang, Rabu (25/8).

“Pelatihan tersebut diikuti 40 peserta, yang diselenggarakan selama tiga hari 25-27 Agustus 2021,” ujar Kepala Disparpora Agam, Syatria.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, dan menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar, Novrial, selaku narasumber.

Baca juga: Nagari Sumpu Tanah Datar Lolos 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia

Sebanyak 40 peserta ini,jelas Syatria, terdiri atas 31 wali nagari, 6 orang dari dinas atau badan, dan 3 orang dari asosiasi pariwisata.

“Kegiatan ini dimaksudkan memberikan pemahaman, dan meningkatkan pengetahuan, kemampuan para pengelola daya tarik wisata, desa wisata, dan destinasi pariwisata lainnya, dalam melakukan tata kelola, bisnis, dan pemasaran destinasi pariwisata,” jelas Syatria.

Setelah pelatihan ini,  tambah Syatria, peserta dapat melahirkan rencana aksi di wilayahnya masing-masing. Dinas terkait dapat mendampingi wali nagari dalam pelaksanaan rencana aksinya tersebut.

Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman, mengatakan bahwa pelatihan kali ini, melibatkan unsur OPD, wali nagari, dan ketua asosiasi pariwisata.

“Ini menunjukkan bahwa pelatihan ini sangat penting, karena lebih mengemukakan aspek kontribusi dari berbagai pihak, berupa pendampingan, koordinasi, dan sinkronisasi,” ujar Andri Warman.

Jika masing-masing pihak paham dengan perannya, papar Bupati AWR,  maka akan muncul pola pengelolaan yang efektif, kolaboratif, yang dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat.

“Semoga setelah pelatihan ini, dapat terbentuk komunikasi yang baik antar pelaku pariwisata, sehingga menghasilkan ide-ide kreatif, untuk meningkatkan perbaikan pengelolaan pariwisata di Kabupaten Agam kedepannya,” harap Bupati Andri Warman. (*)

Baca juga: Pelaku Wisata dan Pemda akan Terima Dana Hibah Sebesar Rp3,3 Triliun

Facebook Comments

BACA JUGA  Wamenag Minta Pelaku Kekerasan di Pesantren Dihukum Berat

Google News