Solok, SuhaNews – Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar menghadiri peresmian Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Pondok Pesantren Tahfiz Al Qur’an Al Mumtaz Muhammadiyah Kota Solok, Jum’at (9/9).
“BLKK ini merupakan program yang dibuat oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Darul Siska,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Al Mumtaz, Zulbadri.
Baca juga; BLKK Popes Al Kautsar Lahirkan 15 Desainer Grafis Muda
Kegiatan ini selain dihadiri Walikota Solok, juga dihadiri oleh Kakan Kemenag, Ketua MUI Ketua Baznas, Majelis Guru, santri, serta undangan lainnya.
“Terima kasih kepada bapak Darul Siska yang telah hadir langsung dalam peresmian BLKK di Pondok Pesantren Al Mumtaz. BLKK ini merupakan kerja nyata dari bapak Darul Siska yang telah memberikan manfaat di Kota Solok,” ujar Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar. Kita tentu ingin anak-anak memiliki keterampilan di samping mengisi ilmu pengetahuan. Tanpa sarana dan prasarana, mungkin mimpi kita tidak akan terwujud.
“Alhamdulillah hadir BLKK sebagai tempat bagi anak-anak menambah keterampilan,” tamwah Wako Zul Elfian Umar.
Anggota Komisi IX DPR RI, Darul Siska mengatakan, suatu kehormatan baginya bisa hadir di Kota Solok. Mudah-mudahan acara ini diberkahi Allah SWT. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab saya untuk masyarakat Sumatera Barat.
“Komisi IX salah satu mitra kerjanya dengan Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Kesehatan. Kita berpikir dan menyusun anggaran agar masyarakat Indonesia sehat dan terampil dalam berbagai bidang” ungkap Darul Siska.
Diakui Darul Siska, saat ini masyarakat Indonesia belum terlalu terampil dalam mengolah kekayaan sumber daya alam menjadi barang bisa pakai sehingga kita masih melakukan impor.
“Oleh karena itu, keterampilan masyarakat harus ditingkatkan, salah satunya dengan program BLKK,” tambah Darul Siska.
Dengan BLKK ini, jelasnya, kita menyiapkan anak didik di yayasan-yayasan SMA dan SMP yang tidak lanjut pendidikan ke jenjang kuliah akan bisa menjadi pengusaha atau enterpreneur baru dan menciptakan lapangan kerja.
Sampai saat ini, tambah Darul Siska, total sebanyak 20 BLK telah dibangun untuk Provinsi Sumatera Barat.
“Di samping tempat pelatihan, gedung BLK dihaapkan juga bisa menjadi unit usaha produktif dan memberikan manfaat bagi Al Mumtaz dan masyarakat sekitar,” ungkap Darul Siska. (Wewe)
Baca juga: Pondok Pesantren Modern Al Kautsar Terima CSR PT Paragon Teknology



Facebook Comments