Jakarta, SuhaNews – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI telah mengeluarkan kode desa/nagari kepada 10 nagari persiapan di Kabupaten Agam, sementara 13 lainnta sedang dalam proses.
Ke-10 nagari persiapan yang sudah keluar kodenya yaitu, Durian Kapeh Darussalam, Dalko, Sungai Cubadak, Koto Gadang, Nan Limo, Salareh Aia Timur, Salareh Aia Barat, Salareh Aia Utara, Kamang Tangah Anam Suku dan Pauah Kamang Mudiak.
Baca juga: Mendagri Tutup Rakernas Apeksi XV di Padang
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Jhon Wempi Wetipo menyerahkan Kode nagari kepada Pemprov Sumbar, di gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri RI, Senin (26/9).
“Penyerahan kode wilayah administrasi ini merupakan tahapan akhir, dari rangkaian proses usulan penataan desa yang disampaikan pemerintah daerah pada Kemendagri melalui Ditjen Bina Pemdes,” ujar Jhon Wempi Wetipo.
Kode wilayah administrasi ini, jelasnya, diserahkan sebanyak 199 untuk 17 kabupaten dan kota dari 9 provinsi di Indonesia, khusus Kabupaten Agam 10 kode desa atau nagari.
“Jumlah penduduk merupakan salah satu syarat mutlak dalam proses penataan desa/nagari.” tambah Jhon Wempi Wetipo.
Penataan desa ini, jelasnya, sesuai ketentuan Permendagri bertujuan untuk mewujudkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa, serta percepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kemudian percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan daya saing desa.
Jhon Wempi Wetipo meminta pemerintah daerah agar menetapkan kode desa melalui Perda, selanjutnya disampaikan pada Kemendagri melalui Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan dan Ditjen Bina Pemdes.
Bupati Agam, Dr H Andri Warman bersyukur atas keliarnya kode desa/nagari untuk Kabupaten Agam dari Kemendagri RI.
“Alhamdulillah, setelah melalui berbagai tahapan dan proses panjang, kode desa atau nagari sudah diperoleh untuk 10 nagari,” ujar Andri Warman.
“Perda yang diminta Kemendagri sudah ditetapkan, tinggal lagi untuk menyerahkannya,” ujar Andri Warman.
Setelah keluar kode desa/nagari ini, katanya, dilakukan pelantikan Pj wali nagari, pembentukan lembaga nagari seperti Bamus, pembentukan panitia pemilihan serta pemilihan wali nagari.
“Kabupaten Agam memiliki 23 nagari persiapan, 10 diantaranya sudah peroleh kode desa dan 13 lagi sedang diproses oleh Kemendagri,” tambah Andri Warman.
Anggota DPR RI dapil Sumatera Barat, Guspardi Gaus dan Rezka Oktoberia ikut mensupport Pemkab Agam.
Anggota DPR RI, Guspardi Gaus ingin semua kode desa/nagari di Sumatera Barat bisa segera keluar, khususnya untuk Kabupaten Agam. (AMC)
Baca juga: IWAPI Sawahlunto Siap Bantu UMKM Mendaftar Masuk E-Katalog



Facebook Comments