Stay At Home, GEMBIRAkan Anak Dengan Cara Kak Seto

SuhaNews. Stay at home menjadi salah satu cara memutus matarantai Covid-19 yang dianjurkan pemerintah. Implementasinya terjadi Work From Home dan Leraning From Home bagi Pelajar.

Psikolog Dr Seto Mulyadi mendorong para orang tua menerapkan cara GEMBIRA kepada anak-anak yang merupakan kepanjangan dari Gerak, Emosi cerdas, Makan dan minum sehat, Beribadah di rumah, Istirahat, Rukun dan Aktif berkarya. Gembira ini sebagai pengisi kegiatan Stay at home.

home
Pergunakan kesempatan stay at home untuk melatih ibadah anak

Dikutip dari laman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Indonesia, hal tersebut menjadi salah satu cara yang bisa menumbuhkan energi positif untuk diterapkan selama masa stay at home atasu di rumah saja mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona.

“Marilah kita temukan kekuatan untuk terus bisa bertahan saat ini, sementara pemerintah menganjurkan kita selalu berada di rumah saja atau stay at home,” ujar Seto dalam keterangannya di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (4/4).

Psikolog yang akrab disapa Kak Seto itu memaparkan selama masa kampanye di rumah saja, masyarakat didorong untuk tetap bergerak, di antaranya berolahraga, melakukan pekerjaan rumah seperti menjaga kebersihan rumah.

Selama masa karantina atau menjauhkan diri dari lingkungan sosial sementara, ia mengungkapkan memang manusia bisa emosi tetapi harus dilakukan dengan ceras khususnya kepada anak-anak.

home
Psikolog Dr. Seto Mulyadi

“Emosi boleh, marah boleh tapi marah yang ceras tidak banting piring, atau membanting pintu atau menyebut koleksi kebun binatang, tapi ungkapan tanpa merusak persahabatan dengan putra putri tercinta,” katanya.

Berikutnya, makan dan minum yang sehat dan bergizi untuk kesehatan keluarga, kemudian beribah atau berdoa dari rumah serta melakukan istirahat sekaligus memperbaiki kondisi tubuh yang selama ini terlalu lelah dalam bekerja.

BACA JUGA  Dekranasda Paluta, Provinsi Sumatera Utara Kunjungi Kota Pariaman

Selain itu, rukun sekaligus ramah menjadi momentum untuk ditingkatkan kembali bersama keluarga dengan ungkapan kasih sayang.

Terakhir, Ia menganjurkan untuk tetap aktif berkarya misalnya melukis, menggambar, memasak atau melakukan kegiatan yang memancing kreatifitas.

“Mudah-mudahan dengan kegembiraan, kita betul-betul merasa lebih kompak lagi dan tentu memposisikan diri sebagai artis serba bisa,” katanya.

home

Dalam kesempatan itu, Kak Seto juga mendorong masyarakat memanfaatkan kesempatan bersama keluarga menemukan kembali keharmonisan, komunikasi dan mempererat kebersamaan yang selama ini terlupakan.

“Ayah dan bunda juga menjadi sahabat bagi anak, beralih menjadi guru yang menciptakan suasana belajar yang nyaman,” tutupnya.

editor : Moentjak

Baca Juga :

Facebook Comments

Google News