SuhaNews – Penyerang Liverpool, Sadio Mane dikenal sebagai pesepakbola yang religius. Pemain terbaik Afrika ini itu mengaku kerap membaca Alquran untuk mendoakan almarhum ayahnya dan selalu menunaikan salat lima watu dengan disiplin.
Ayahnya seorang imam masjid. Ia selalu mengenang ayahnya yang sudah meninggal, dengan selalu mengirim doa untuk sang ayah. Mane dikenal pesepakbola yang bangga menjadi seorang muslim.
Suatu ketika Mane tertangkap kamera sedang membersihkan toilet masjid. Momennya membersihkan toilet masjid tersebut sampai viral. Ia dikenal sebagai muslim yang rendah hati.
Seperti dilansir Daily Star, Mane mengungkap bagaimana dirinya menjalani hari-hari sebagai seorang muslim, dalam film dokumenter berjudul Made in Senegal. Eks pemain RB Salzburg dan Sunderland itu selalu menunaikan shalat dan mengaji untuk mendiang ayahnya yang sudah meninggal.
“Tentu saja aku seorang muslim. Iman adalah hal yang sangat aku yakini. Aku pria yang mencoba berdoa lima kali dalam sehari setiap hari,” kata Mane dalam film dokumenternya.
“Baik itu saat baik atau buruk, aku akan berkata pada diri sendiri untuk bersyukur kepada Tuhan yang Maha Baik. Itulah aku.”

“Setiap tahun, kami membaca Alquran untuk ayah. Aku mencoba berdoa untuknya setiap saat, untuk mengenangnya,” ungkapnya.
Mane sendiri sudah ditinggal sang ayah sejak usia 7 tahun. Ayahnya meninggal karena sakit dan tak bisa mendapat rumah sakit, sehingga gagal terselamatkan.
Sikap religus Mane juga membuatnya ikhlas. Dalam wawancara bersama talkSport, pemain yang kabarnya diincar Real Madrid itu mengaku ikhlas jika The Reds gagal juara Liga Inggris karena pandemi virus corona.
Pandemi virus corona menyebabkan terhentinya semua liga terbaik di Eropa, termasuk Liga Inggris. Mane tentu berharap kompetisi kembali bergulir dan The Red meraih gelar yang sudah 30 tahun tak pernah dinikmatinya.
Editor: Wewe Sumber: detik.com
Baca Juga:



Facebook Comments