Polisi Bubarkan Puluhan Remaja “Basimada” Main di Warnet

SuhaNews. Belasan Polisi dari tim gabungan Polda Sumbar membubarkan remaja yang kedapatan masih nongkrong di warnet hingga malam, Sabtu (11/4)

Seperti yang diberitakan oleh TribrataNews, para remaja yang dibubarkan Polisi ini main diwarnet di kawasan jalan Veteran. Mereka dihimbau untuk mengehentikan permaikan game onlinenya dan disuruh untuk berdiam diri dirumah sebagaimana protokol pencegahan Covid-19.

Berawal saat tim yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II Polda Sumbar melaksanakan patroli di seputaran jalan umum Kota Padang. Saat melintas di jalan Veteran, petugas melihat banyaknya sepeda motor yang terparkir di depan sebuah warnet.

Melihat hal itu, personel langsung berhenti dan menuju lokasi warnet untuk meninjau langsung situasi yang ada di dalam warnet dan ditemukan para remaja sedang bermain game online.

Saat datang, dengan nada humanis petugas menyampaikan kepada seluruh remaja yang ada di dalam warnet untuk meninggalkan lokasi dan pulang ke rumahnya masing-masing.

polisi

Kemudian, polisi juga mengingatkan kepada pemilik warnet agar sementara waktu mengikuti aturan tentang pembatasan jam malam di Kota Padang demi mencegah Covid-19.

Selain itu, tim gabungan juga melakukan patroli di sepanjang jalan S. Parman, jalan Gajah Mada Kota Padang.  Dikeud lokasi terakhir tidak ditemukan masyarakat yang masih berkumpul.

Patroli oleh Polisi ini adalah bagian dari

Operasi Aman Nusa II (Shift 3), tadi malam melaksanakan patroli skala besar guna mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) di Kota Padang.

Sebelum melaksanakan patroli, seluruh personel melaksanakan apel persiapan patroli dan pengecekan personel serta kelengakapan kendaraan yang dipimpin oleh Wadirsamapta Polda Sumbar AKBP Delvia D, Sabtu (11/4) di depan gedung Sabhara Polda Sumbar.

“Kita berikan arahan kepada masyarakat, tentang pembatasan jam malam. Apabila masih ada kerumunan massa pada jam yang telah di tentukankan, kita dari pihak kepolisian berhak membubarkannya dengan humanis,” kata AKBP Delvia.

BACA JUGA  Lion Air Turunkan Harga Tiket, Walikota Padang Meradang

Selain melakukan pembubaran, petugas juga memberikan himbauan dengan menggunakan pengeras suara yang dimiliki oleh mobil Raisa Ditsamapta dan mobil Ditpamobvit Polda Sumbar.

editor : Moentjak sumber : TribrataNews.

Baca Juga :

Facebook Comments

Google News