Andra Datuak; Pemetaan Aset untuk Optimalisasi Potensi Sekolah di SMPN 1 Sungai Tarab

Andra Datuak; Pemetaan Aset untuk Optimalisasi Potensi Sekolah di SMPN 1 Sungai Tarab

Pemetaan Aset untuk Optimalisasi Potensi Sekolah di SMPN 1 Sungai Tarab

oleh : Andra Datuak

Dalam memimpin pembelajaran, seorang pemimpin perlu pendekatan berbasis aset (Asset Based Thinking). Dengan pemikiran berbasis aset pemimpin pembelajaran akan berfokus pada kekuatan, berfikir positif agar dapat memanfaatkan segala potensi yang ada untuk terlaksananya program kegiatan. Pemanfaatan aset dapat mengoptimalkan potensi yang ada demi terlaksananya program kegiatan yang direncanakan. Dengan pemetaan aset pemimpin pembelajaran dapat mengelola sumber daya yang ada agar dapat mendukung pencapaian program kegiatan di sekolah.

Andra Datuak; Pemetaan Aset untuk Optimalisasi Potensi Sekolah di SMPN 1 Sungai Tarab 1

Dalam pengelolaan sumber daya atau aset yang ada, pemimpin pembelajaran perlu pemetaan tujuh modal aset dalam pencapaian pembelajaran. Sebagai Calon Guru Penggerak penulis ditugaskan untuk memetakan aset yang ada disekolah.

Pada penulisan ini saya sebagai Calon Guru Penggerak akan menerapkan pemetaan aset yang dimiliki oleh sekolah UPT SMPN 1 Sungai Tarab melalui penugasan mandiri. Setelah saya dan kawan-kawan CGP bersama-sama berproses, berlatih melihat, dan mengidentifikasi aset serta kekuatan yang dimiliki oleh daerah, saat ini saya  melihat ke sekolah UPT SMPN 1 Sungai Tarab. Saya memetakan kekuatan dan aset apa yang dimiliki dari masing-masing sumber daya yang ada.

Pemetaan yang pertama adalah modal manusia. Saya sebagai pemimpin pembelajaran perlu menginventaris pengetahuan, kecerdasan, kecakapan seseorang yang berhubungan dengan kemasyarakatan, kecakapan memimpin sekelompok orang, dan kecakapan seseorang berkomunikasi dengan berbagai kelompok. Kecakapan yang berhubungan dengan kewirausahaan, kecakapan dalam mengelola usaha, pemasaran yang negosiasi.  Kecakapan yang berhubungan dengan seni dan budaya,  kerajinan tangan, menari, bermain teater, dan bermain musik dan keterampilan yang dimiliki setiap anggota komunitas.

UPT SMPN 1 Sungai Tarab dipimpin oleh  kepala sekolah Anthony Erman Putra, S.Pd dengan ijazah sarjana pendidikan olahraga. Sekolah memiliki akreditasi  B. Tenaga pendidik kependidikan yang ada disekolah berjumlah 35 orang dengan kualifikasi SMA /sederajat, DII, DIII, S1, S2 dan sedang dalam pendidikan S2. Tenaga pendidik yang berkualifikasi pendidikan S2 berjumlah 1 orang, berkualifikasi S1 berjumlah 25 orang, berkualifikasi DII 1 orang. Tenga pendididik yang berstatus ASN sebanyak 18 orang dan honor sebanyak 8 orang dengan latar belakang ijazah

  1. Guru Agama : 2 org
  2. Guru Bahasa Indonesia : 2 org
  3. Guru Bahasa Inggris : 5 org
  4. Guru PPKN : 1 org
  5. Guru Matematika : 3 org
  6. Guru IPA             : 4 org
  7. Guru IPS : 2 org
  8. Guru Penjas             : 3 org
  9. Guru Seni Budaya : 1 org
  10. Guru Prakarya :  – org
  11. Guru Bimbingan Konseling : 2 org
  12. Guru TIK             : 1 org
  13. Staf Tata Usaha             : 9 org

Untuk tenaga kependidikan berjumlah sebanyak 9 orang, dengan kualifikasi pendidikan S1 sebanyak 4 orang, berkualifikasi DIII sebanyak 1 orang, berkualifikasi DII sebanyak 1 orang dan berkualifikasi SMA sederajat 3 orang. Tenaga kependidikan terdiri dari TU 4 orang, keamanan 1 orang, penjaga sekolah dan kebersihan 1 orang dan tenaga kepustakaan sebanyak 3 orang. Tenaga kependidikan yang berstatus ASN sebanyak 3 orang dan honoren 8 orang. Sebagian besar tenaga pendidik dan kependidikan berusia muda dan mampu menggunakan teknologi.

BACA JUGA  Dihadiri Wawako, Pengusrus FKDT Kota Solok Dikukuhkan

Calon Guru Penggerak menganalisis sejauh mana potensi kekuatan aset yang sekolahnya miliki dibandingkan dengan semua sumber daya yang seharusnya dimiliki sesuai dengan peraturan negara

Kedua pemetaan modal sosial. Pemimpin pembelajaran bisa memetakan modal sosial dalam bentuk norma atau aturan yang mengikat warga masyarakat, baik dalam bentuk kelompok, komunitas, institusi, lembaga dan asosiasi. Pemetaan modal sosial merupakan pemetaan kelompok  yang ada di dalam komunitas masyarakat. Anggota kelompok pada komunitas dapat terdiri atas  dua orang atau beberapa orang yang bekerja secara bersama dan memiliki tujuan yang sama, saling berbagi untuk suatu tujuan yang sama. Kelompok, komunitas atau asosiasi terbentuk berdasarkan keyakinan, kesamaan profesi, kesamaan hobi, dan sebagainya. Modal sosial ada yang berbentuk fisik (lembaga), seperti asosiasi dan institusi. Institusi merupakan  lembaga yang mempunyai struktur organisasi yang jelas dan sebagai salah satu faktor utama dalam proses pengembangan komunitas masyarakat.

Pendidik di UPT SMPN 1 Sungai Tarab ada yang penggurus PGRI Kabupaten, Kecamatan, dan Tokoh adat. Di UPT SMPN 1 Sungai Tarab komite sekolah merupakan perwakilaan tokoh masyarakat yang aktif di lembaga adat serta ada yang aktif di pemerintahan nagari ( Desa). Orang tua peserta didik pada umum menerima segala keputusan dan kebijakan sekolah. Pada umumya berasal dari kalangan petani dan masyarakat desa yang masih memiliki jiwa gotong royong yang tinggi. Sekolah memiliki peraturan sekolah/tata tertib sekolah, para guru terlibat pada kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)/MGBK. Di sekolah masih dibiasakan danya gotong royong, sedekah, menjenguk warga sekolah yang sakit, mendatangi warga sekolah yang mengadakan hajatan.

Adanya alumni yang banyak berhasil diantara menjadi Rektor, Dosen, anggota DPRD, PNS,TNI, Polri pengusaha serta tokoh masyarakat. Dengan pemetaan ini pemimpin pembelajaran dapat mengelola bagaimana manusia, kelompok, dan organisasi dalam komunitas dapat berdampingan,  bekerjasama, saling percaya, dan punya rasa memiliki masa depan yang sama untuk pencapai tujuan pendidikan.

Ketiga adalah pemetaan modal fisik. Pemetaan modal fisik antara lain pemetaan bangunan yang bisa digunakan untuk kelas atau lokasi melakukan proses pembelajaran, laboratorium, pertemuan, ataupun pelatihan. Modal fisik lainya adalah infrastruktur atau sarana prasarana, mulai dari saluran pembuangan, sistem air, mesin, jalan, jalur komunikasi, sarana pendukung pembelajaran, alat transportasi, dan lain-lain yang semuanya bertujuan untuk terlaksanaya tujuan pendidikan.

Bangunan di UPT SMPN 1 Sungai Tarab terdiri dari ruang kepala sekolah, ruang tamu, ruang guru, ruang tata usaha, mushalla, perpustakaan, laboratorium Komputer 1, Labor Komp Komputer 2,  laboratorium IPA, ruang kelas, ruang BK, ruang kelas, lapangan badminton, lapangan basket, lapangan bola kaki, lapangan lompat jauh, musholla, perpustakaan, ruang  posko, ruang guru, ruang kantin, ruang kepala sekolah, ruang keterampilan, ruang OSIS, ruang pertemuan, ruang TU, ruang UKS, WC guru,WC siswa laki-laki, WC siswa perempuan.

Infrastruktur atau sarana prasarana UPT SMPN 1 Sungai Tarab antara lain meja siswa, lemari, jam dinding, perlengkapan ibadah, lainnya, meja siswa, kursi siswa, meja guru, kursi guru, papan tulis, lemari, rak hasil karya peserta didik, tempat sampah, tempat cuci tangan, jam dinding, kotak kontak, lampu, papan tulis/white board, penghapus papan tulis, papan pajang, papan tulis 90cm x 180cm, sapu dan alat-alat pel, soket listrik, soket listrik/kotak kontak, tempat sampah, kloset jongkok, tempat air (bak), gayung, gantungan pakaian, gayung (small bucket), gayung air, tempat air, lemari, papan tulis/white board, rak, meja siswa, kursi siswa, meja guru, kursi guru, papan tulis,

BACA JUGA  HAB 76, Pejabat Kemenag Pasaman Ikuti Lomba Manggiliang Lado

Termasuk juga lemari rak hasil karya peserta didik, tempat sampah, tempat cuci tangan, kotak kontak, tempa, meja kerja / sirkulasi, kursi pimpinan, meja pimpinan, kursi dan meja tamu, simbol kenegaraan lainnya, bendera, kipas angina, brankas, filing kabinet, papan statistik, filling cabinet, bunga, sapu, sapu lidi, brangkas, rak, lemari/rak, stabilizer, akses internet, lan server, printer, meja uks, kursi uks, tempat tidur uks, meja uks, kursi uks, catatan kesehatan siswa, perlengkapan p3k, tandu, selimut, tensimeter, termometer badan, timbangan badan, pengukur tinggi badan, meja siswa, komputer, printer, tempat sampah, pengeras suara, proyektor, scanner, stabilizer, akses internet, lan server,

Di UPT SMPN 1 Sungai Tarab juga ada alat pemadam kebakaran, anatomi kerangka manusia, anatomi organ manusia, gelas kimia, globe, jangka sorong, kaca pembesar ( l magnifer), kaki tiga, mikroskop monokuler, mistar, multimeter, rangkaian listrik, timbangan, vernier caliper/jangka sorong, alat percobaan muai panjang, bak cuci, cawan penguapan (evaporating d cawan penguapan (porselen), cermin cembung, cermin datar dinamometer, gelas ukur, jangka sorong (vernier caliper kaca pembesar, lemari alat, lemari bahan, meja demonstrasi, meja persiapan, pembakaran spiritus, peralatan P3K, pipet tetes, plat tetes, rol meter, stopwatch, termometer, meja tu, kursi tu, mesin ketik, papan pengumuman, kursi dan meja tamu, filling cabinet, penanda waktu (bell sekolah) perlengkapan ibadah, perlengkapan p3k, alat peraga, dispenser, kipas angina, kompor gas, televisi, brankas, filing kabinet, laptop, rak buku, rak majalah, rak surat kabar, meja baca, kursi baca, kursi kerja, lemari katalog, tape recorder, abacus, braille kit, globe timbul, papan geometri, lemari, alat multimedia, soket listrik, soket listrik/kotak kontak, buku ajar, proyektor, computer, meja, kursi, rak buku, komputer, proyektor, infokus, lemari penyimpanan, printer, jaringan listrik.

Keempat adalah pemetaan modal lingkungan/alam. Pemetaan modal lingkungan dapat  berupa pemetaan potensi yang belum diolah dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi dalam upaya pelestarian alam dan juga kenyamanan hidup.  Pemetaan modal  lingkungan terdiri dari bumi, udara yang bersih, laut, taman, danau, sungai, tumbuhan, hewan, dan sebagainya. Tanah untuk berkebun, danau atau empang untuk berternak, semua hasil dari pohon seperti kayu, buah, bambu, atau material bangunan yang bisa digunakan kembali untuk menenun, dan sebagainya. Semua potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk pencapain tujuan pendidikan.

BACA JUGA  Bupati Sutan Riska Tinjau Pembangunan Jalan Penghubung Darmasraya -Riau

Di UPT SMPN 1 Sungai Tarab  dengan luas lahan sebesar 128.639 M merupakan lokasi yang cukup strategis untuk pendidikan. UPT SMPN 1 Sungai Tarab memiliki suasana udara yang segar karena pohon-pohon yang asri. Banyak lahan yang dapat digunakan untuk keindahan sekolah dan di gunakan sebagai sarana belajar siswa.

Kelima adalah pemetaan modal finansial. Pemetaan modal finansial adalah pemetaan dukungan keuangan yang dimiliki oleh sebuah komunitas yang dapat digunakan untuk membiayai proses pembangunan dan kegiatan sebuah komunitas. Pemetaan modal finansial ini termasuk  pemetaan tabungan, hutan, investasi, pengurangan dan pendapatan pajak, hibah, gaji, serta sumber pendapatan internal dan eksternal.

Pemetaan modal finansial juga termasuk pengetahuan tentang bagaimana menanam dan menjual sayur di pasar, bagaimana menghasilkan uang dan membuat produk-produk yang bisa dijual, bagaimana menjalankan usaha kecil, bagaimana memperbaiki cara penjualan menjadi lebih baik, dan juga bagaimana melakukan pembukuan. Pemetaan finansial ini dapat dikelola untuk pencapaian tujuan pendidikan.

Dengan jumlah siswa sebanyak 390 orang pertahun merupakan jumlah siswa yang termasuk tinggi tingkat SMP/MTs di Kabupaten Tanah Datar. Secara finansial UPT SMPN 1 Sungai Tarab memiliki jumlah dana BOS yang lumayan besar dibanding sekolah lainya di Kabupaten Tanah Datar.   Alumni juga ikut berpartisipasi untuk mendukung kebutuhan pembelajaran siswa.

Keenam adalah pemetaan modal politik. Pemetaan modal politik merupakan pemetaan ukuran keterlibatan sosial dari semua lapisan atau kelompok memiliki peluang atau kesempatan yang sama dalam kepemimpinan, serta memiliki suara dalam masalah umum yang terjadi dalam komunitas. Pemetaan ini perlu dimanfaatkan untuk pengelolaan pencapaian tujuan pendidikan.

Di UPT SMPN 1 Sungai Tarab dengan banyaknya tokoh masyarakat baik yang menjadi komite, tokoh adat, pengusaha,  DPRD, pemerintah baik TNI,Polri dan PNS menjadi kekuatan dalam mewujudkan pendidikan. Perhatian dan dukungan alumni dapat mempermudah tujuan dari pendidikan. Alumni juga dapat sebagai pemerhati dan pemberi masukan saran dan pikiran untuk pengembangan sekolah.

Ketujuh adalah pemetaan modal Agama dan budaya. Pemetaan modal agama dan budaya merupakan langkah yang sangat penting untuk melihat keberadaan kegiatan  keagamaan dan  kebudayaan dalam suatu komunitas. Pemetaan tidak hanya melihat kegiatan tapi juga termasuk kelembagaan dan tokoh-tokoh penting yang berperan baik secara langsung atau tidak langsung di dalamnya.

Andra Datuak; Pemetaan Aset untuk Optimalisasi Potensi Sekolah di SMPN 1 Sungai Tarab 2

Siswa UPT SMPN 1 Sungai Tarab pada tahun pelajaran 2021/2022 berjumlah sebanyak 390 orang, terdiri dari siswa laki-laki berjumlah 204 dan siswa perempuan berjumalah 186 orang. Seluruh siswa maupun pendidik dan tenaga kependidikan beragama Islam. Modal sosial lainya adalah pemahaman terhadap norma dan aturan yang mengikat warga masyarakat yang ada di dalamnya. Masyarakat sekitar, siswa, orang tua memegang falsafah Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah ( adat berdasarkan syariat, syariat berdasarkan Alqur’an) yang mengatur pola perilaku warga Bersambung

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakWawako dan 51 JCH Kota Solok Dilepas Walikota Menuju Tanah Suci
Artikulli tjetërHari Ini, 81 JCH Kabupaten Solok Masuk Asrama Haji Embarkasi Padang