Antisipasi Covid-19, Agam Tutup Pasar Tradisonal dan Pasar Ternak

covid
SuhaNews –  Bertambahnya pasien Covid-19 di Kabupaten Agam, membuat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mengambil langkah tegas dengan menutup pasar tradisional dan pasar ternak. 

“Pasar Tradisional dan Pasar Ternak merupakan titik potensial penyebaran Covid-19,” ungkap Kadis Pertanian Arief Restu, Sabtu (9/5), sebagaimana dilansir dari Prokabar.com.

Menjelang Idul Fitri, jelas Arief Restu, kebutuhan daging meningkat. Aktifitas jual beli sapi, kerbau dan kambing meningkat dan sangat ramai, sehingga memiliki potensi penyebaran covid-19.

“Pedagang yang datang tidak hanya warga Lubuk Basung, tetapi banya dari luar Agam,” jelas Arief Restu.

Pedagang ternak ini berasal dari Payakumbuh, Pesisir Selatan, Bukittinggi, Pasaman, Pasaman Barat, Padang Panjang, Pariaman, Padang Pariaman dan Kota Padang.

“Semuanya termasuk daerah Zona Merah covid-19. Hal ini sangat berbahaya untuk Agam,” tambah Arief.

covidAktivitas  di pasar ternak, jelas Arief, biasanya berlangsung setiap hari Minggu. Menjelang Idul Fitri dan Idul Adha pasar ternah semakin ramai, sosial distancing sulit dilakukan.

“Tradisi Barosok dalam transaksi jual beli di Pasar Ternak juga berpotensi penularan Covid-19,” tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam itu menyebutkan pasar ternak berlangsung setiap Minggu. Termasuk di Pasar Ternak di Lawang, Matur, dikhawatirkan masih sangat tinggi.

Mengantisipasi hal itu, jajarannya sudah mengupayakan bantuan dari berbagai pihak. Termasuk bantuan di posko check point seluruh wilayah kabupaten Agam. Menutup akses masuk truk-truk peternak dan pedagang ternak dari luar daerah Sumbar.

“Kami berharap, posko check point malam ini bergerak optimal untuk melarang truk berisi ternak sapi, kambing maupun kerbau bersama pedagangnya untuk masuk ke wilayah Agam. Harus diantisipasi seperti itu,” ujar Arief Restu.

“Meski sudah dilarang, truk pedagang berisi ternak masih saja masuk ke wilayah Agam dan bertransaksi di Pasar Ternak. Sehingga sangat diharapkan pengawasan di posko check point diperketat,” tegas Arief Restu.

Editor: Wewe     Sumber: Prokabar.com

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...