Asesmen Daring Sisakan 5 Kandidat Calon Rektor IAIN Batusangkar

183
asesmen
5 Kandidat Calon Rektor IAIN Batusangkar
Batusangkar, SuhaNews. Calon rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar yang menyisakan lima kandidat sesuai surat Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dengan nomor B-1212/DJ.I/Dt.I.III/Ko.07.6/07/2020 diharuskan mengikuti tahapan asesmen yang dilaksanakan secara daring pada 8 dan 9 Juli 2020.

Tahapan asesmen adalah tahapan dimana para calon rektor akan dinilai komprehensif untuk mengetahui berbagai kekuatan dan kelemahan masing-masing dan merupakan proses terakhir untuk dikerucutkan menjadi tiga calon dengan hasil akhir akan ditetapkan satu orang untuk menjadi rektor IAIN Batusangkar periode 2020-2024 oleh tim Kementerian Agama RI.

Hal itu disampaikan Ketua Penjaringan Rektor IAIN Batusangkar Sri Adelia Fitri kepada media Rabu (8/7/2020). “Setelah selesai asesmen maka Komisi Seleksi akan langsung melakukan pleno untuk penetapan tiga orang diusulkan kepada Menteri yang mempunyai hak prerogatif untuk memilih satu rektor nantinya,” ungkapnya.

Sri menambahkan, siapapun yang ditunjuk Menteri untuk menjadi rektor merupakan putra putri terbaik IAIN Batusangkar. “Keputusan Menteri mutlak tidak bisa diprotes, namun siapapun yang terpilih merupakan yang terbaik dan sudah hasil penilaian tim seleksi yang memenuhi syarat administrasi dan sudah diberikan penilaian dan pertimbangan oleh anggota senat IAIN Batusangkar,” tambahnya.

Adapun kelima calon rektor IAIN Batusangkar tersebut (berdasarkan abjad) tambah Sri, adalah Dr.Adripen, M.Pd, Dr.Akhyar Hanif, MA, Dr.Marjoni Imamora, M.Sc, Dr.Suswati Hendriani, M.Pd., M.Pd dan Dr.Syukri Iska, M.Ag.

Sementara itu salah seorang Dosen IAIN Irwan Malin Basa mengungkapkan harapannya, siapapun rektor terpilih nanti bisa membawa kemajuan untuk IAIN Batusangkar ke depan.

“Semua calon merupakan orang terpilih dan terbaik saat ini, karena itu siapapun yang terpilih nanti harus kita dukung bersama. Tidak mesti ada konflik dan blok diantara para dosen dan karyawan. Jabatan rektor itu hanyalah tugas tambahan bagi dosen” tukas Irwan.

reporter : Dajim editor : Wewe

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...