Balon Wako Solok, Zul Elfian – Ramadhani Kirana Putra Berpasangan, Suara Golkar Terpecah

Solok – Baliho Zul Elfian – Ramadhani Kirana Putra mulai menghiasi jalan-jalan utama Kota Solok. Sang Petahana menggandeng  anggota DPRD dari Partai Golkar ini tentu mewarnai kedinamisan politik di Kota Solok Serambi Madinah ini.

rama

Sementara  baliho Yutris Can- Irman Yefri Adang sudah lama terlihat di seantero Kota Solok ini. Tentu saja warga Solok kian penasaran menunggu babak akhir dari percaturan politik di Kota perlintasan ini, mengapa tidak suara Golkar terpecah. Ada keraguan publik terhadap rekomendasi DPP Partai Golkar.

Apalagi dalam sebulan terakhir ada kejutan di Solok Raya ini, terutama di Kota dan Kabupaten Solok. Di Kota Solok Ismael Koto dilengserkan dari pimpinan Gerindra, suara justru dialihkan ke pasangan Reinier- Andri Maran. Sementara di Kabupaten Solok, dengan alasan dukungan partai, Agus Syahdeman berpisah dengan Desra Ediwan Anantanur setelah balihonya tersebar di banyak tempat.

Bahkan setelah menyatakan resmi berpisah, baliho dan spanduk pasangan ini tetap tersebar di berbagai lokasi dan rumah warga. Dengan majunya Ramadhani Kirana Putra sebagai balon wakil Wali Kota Solok mendampingi Zul Elfian, memberikan signal pada partai Golkar.

Jikapun rekomendasi diberikan kepada Yutris Can sebagai Ketua Golkar Kota Solok dan Ketua DPRD, suara Golkar tetap akan terbagi. Bagaimanapun Ramadhani Kirana Putra tentu punya basis, yang tidak bisa diabaikan, sekalipun Ramadhani Kirana Putra diusung oleh partai lain dalam Pilkada serentak ini.

Inilah menariknya  perjalanan politik di Kota Solok. Kota kecil ini sangat dinamis., penuh kejutan dan membuat warganya selalu menunggu dengan penuh harap. Sementara Ismael Koto – Edi Candra pun masih memiliki harapan bisa bersaing mendapatkan BA 1 P. Sekalipun Partai Gerindra yang menaunginya selama ini telah meninggalkannya.

rama

Menunggu kepastian deklarasi Ismael Koto-Edi Candra pun  akan ada kejutan. Jika deklarasi terwujud, tentu partai pendukungnya bukanlah Gerindra. Sebab Gerindra, PPP, PKPI dan PDI Perjuangan bakal memberikan suara kepada pasangan Reinier- Andri Maran. Sementara jiwa terwujud Golkar, PAN dan Demokrat untuk pasangan Yutris Can- Irman Yefri Adang.

Sementara Zul Elfian – Ramadhani Kirana Putra bakal diusung oleh Nasdem dan partai lainnya  masih ditunggu. Yang tersisa ada PKS, PBB, Hanura. Inilah yang akan diperjuangkan oleh pasangan Ismael Koto- Edi Candra dan Zul Elfian- Ramadhani Kirana Putra. Ini jika dua pasangan lainnya berhasil mendapatkan rekomendasi dari (calon) partai pengusung.

Namun sebelum ada hitam di atas putih atau rekomendasi resmki dari DPP, setiap balon masih mungkin bersaing mendapatkan suara DPP. Karena itulah, ibarat urang memasak pangacau masih dalam kuali.  Gulai belum bisa dihidangkan masih diproses, hingga akhirnya bisa didapatkan suara partai.

Ketika suara partai didapat, baru rakyat bisa menentukan pilihannya, hingga akhirnya menentukan pemimpin Kota Solok lima tahun ke depan. Wewe

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...