Benda Unik di Koper Jemaah Haji dari Labubu sampai Nan Barendo

Koto Baru, SuhaNews | Tiap kali jemaah haji berangkat menuju tanah suci, selalu ada benda unik yang dipasang di koper sebagai penanda dan memudahkan pencarian oleh pemiliknya. Begitu juga yang ditemui di koper milik jemaah asal Kabupaten Solok yang dipasangi boneka labubu hingga perca kain barendo.

“Sepanjang benda-benda tersebut dipasang tidak berlebihan, tidak menyalahi aturan penerbangan dan tidak menambah bobot koper hiungga melebihi batas yang ditentukan, tidak ada masalah,” ujar Sesmadewita, kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Solok disela penerimaan koper sebagai persiapan keberangkatan, Jumat (1/5) siang di komplek Islamic Center Koto Baru.

Sesmadeita berbagi pengalaman, dalam beberapa tahun terakhir, khususnya sejak keberangkatan pasca Covid-19 lalu, sudah jarang bahkan tidak ada jemaah yang melapisi koper dengan jaring atau jala. meski sudah dilarang dari awal dan disampaikan dalam manasik, selalu ditemui jemaah yang memberi perlakuan aneh pada koper.

“Namun sejak koper sudah berganti koper plastik dan dilapisi dengan sarung, sudah tidak ada lagi yang pakai jala, namun memasang benda sebagai tanda khusus seperti boneka, stiker masih ada. Dulu jala itu selain fungsinya untuk penanda juga untak tambahan pengamanan karena dulu model kopernya bahan tas.” tukuk Sesmadewita.

Dalam penerimaa koper jemaah haji Kabupaten Solok sepanjang Kamis dan Jumat, tidak ditemui jemaah yang melakukan pelanggaran. Untuk berat bisa diketahui karena saat mengantarkannya, langsung ditimbang oleh panitia. Namun untuk pelanggaran barang bawaan baru terdeteksi saat koper-koper tersebut menjalani X-Tray di bandara nantinya.

00202 haji 2026 koper unik b

Untuk penyelenggaraan haji tahun 2026 ini, jemaah dari Kabupaten Solok sebanyak 196 orang tergabung dalam kloter 9 Embarkasi Padang, ditambah 2 irang tergabung dalam kloter 14 atau kloter penutup Embarkasi Padang. benda benda 

BACA JUGA  Komite IV DPD RI Dorong BPK Turunkan Jumlah Temuan Berulang di Pemda

Jemaah dijadwalkan masuk asrama pada Hari Sabtu 2 Mei 2026 pukul 12.30 WIB setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu di aula Islamic Center Koto Baru, selanjutnya akan terbang menuju Madinah pada hari Minggu (3/5) dari Bandara Internasional Minangkabau. Fendi

Berita terkait :

Facebook Comments

Google News