Bertambah 14 Warga Kota Solok Terkonfirmasi Covid-19

solok
Solok, SuhaNews – Warga Kota Solok yang terkonfirmasi Covid-19 terus bertambah. Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan sampel yang dikirim oleh Posko Covid-19 Banda Panduang ke Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dilaporkan sebanyak 14 orang pasien positif dinyatakan sembuh dan 14 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Berdasarkan tracing oleh Tim Surveylans pasien terkonfirmasi, yakni:
  1. IRA, usia 33 tahun, ASN Dinkes Kota Solok, warga gurun bagan kelurahan nan balimo (Pasien 1032). Yang bersangkutan mengalami batuk, pilek sejak tanggal 15 april lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  2. Anak perempuan AR, usia 8 tahun, pelajar SD 05 VI Suku, warga jalan tanah putih gurun bagan 001/004 Kelurahan VI Suku (Pasien 1033). Yang bersangkutan merupakankontak erat pasien positif. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  3. MG, 23 tahun, IRT, warga rajin kelurahan tanah garam (Pasien 1034). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif dan mengalami anosmia sejak tanggal 7 mei lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  4. E, usia 51 tahun, ASN BKD Kota Solok, warga perum nusa indah 5 blok F 001/004 Kelurahan elurahan Tanah Garam (Pasien 1035). Yang bersangkutan mengalami anosmia, demam, batuk sejak tanggal 5 mei lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  5. H, usia 49 tahun, IRT, warga tanah putih gurun bagan kelurahan VI Suku (Pasien 1036). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  6. RIFW, usia 17 tahun, Pelajar SMK 2 Kota Solok, warga jalan tanah putih gurun bagan Kelurahan VI Suku (Pasien 1037). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif. Saat Ini menjalani isolasi mandiri.
  7. YTJ, usia 19 tahun, eks. pelajar, warga jalan tanah putih Kelurahan VI Suku (Pasien 1038). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif dan mengalami anosmia sejak tanggal 28 april lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  8. Anak perempuan SAA, usia 15 tahun, pelajar SMK 1 Kota Solok, warga jalan tanah putih gurun bagan kelurahan VI Suku (Pasien 1039). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  9. Anak laki-laki DFAR, usia 13 tahun, pelajar SMP 1 Kota Solok, warga jalan tanah putih gurun bagan kelurahan VI Suku (Pasien 1040). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  10. SEP, usia 26 tahun, pegawai RSIA Permata Bunda, warga wisma solok nan indah blok j kelurahan tanah garam (Pasien 1041). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  11. SA, usia 44 tahun, wiraswasta, warga parak anau 003/002 Kelurahan Tanah Garam (Pasien 1042). Yang bersangkutan mengalami flu, nyeri sendi, anosmia sejak tanggal 7 mei lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  12. RE, usia 33 tahun, ASN SMA 4 Kota Solok, solok), warga jalan letnan darlis 002/003 Kelurahan Tanjung Paku (Pasien 1043). Yang bersangkutan mengalami anosmia sejak tanggal 7 mei lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  13. GMD, usia 22, pegawai koperasi balitbu, warga jalan tanah putih gurun bagan Kelurahan VI Suku (Pasien 1044). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
  14. MPS, 24 tahun, honorer balitbu, warga jalan tanah putih gurun bagan Kelurahan VI Suku (Pasien 1045). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif. Saat ini menjalani isolasi mandiri.
BACA JUGA  Kakankemenag Sijunjung Peringati Hari Santri di Pesantren Darul Falah Lubuak Tarok

“Mari tetap memberlakukan prokes covid-19 dalam aktifitas keseharian dengan ketat,” ujar Sekretaris Daerah Kota Solok Selaku Sekretaris Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Solok Drs. H. Syaiful A., M.Si.

Baca juga:  Covid-19 Kabupaten Solok: Membludak Lagi, 19 Warga Terkonfirmasi

Mari saling ingatkan dan jangan takut menegur orang lain (dengan cara yang santun) jika orang lain tersebut melanggar protokol kesehatan. Mulailah memutus mata rantai penyebaran covid-19 dari keluarga sendiri.

“Kalau keluarga telah terjaga, tentu masyarakat terjaga. Jika masyarakat terjaga, tentu semua kita akan terjaga dan Insyaa Allah penyebaran covid-19 dapat ditekan bahkan terputus dan tidak menyebar lagi ke orang lain,” tambah Syaiful.

Dengan ada penambahan 14 kasus terkonfirmasi Covid-19, maka komposisi data kasus di Kota Solok adalah total kasus terkonfirmasi 1045 orang; Sembuh 956 orang; Isolasi di RST 2 orang; Isolasi Mandiri 69 orang; dan Meninggal 18 orang. (We)

Baca juga: Wagub Sumbar : Bersama Nagari Tageh Tekan Angka Penyebaran Covid-19 di Sumbar

Facebook Comments

loading...