BNI Berbagi Bantu Pembangunan Masjid Siguhung, Lubuk Basung

bantu
Lubuk Basung, SuhaNews – Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Bank Negara Indonesia, tbk Bersama Membangun Negeri (Berbagi) bantu pembangunan Masjid Ihsan Siguhung Lubuk Basung, Kabuoaten Agam sebesar Rp166 juta lebih. 

“Program BNI Berbagi sangat membantu kegiatan sosial kemasyarakatan Kabupaten Agam di masa pandemi Covid-19,” ujar Wakil Bupati Agam Irwan Fikri SH, Dt. Parpatiah.

Baca juga: 500 Petugas Lapangan DLH Kota Padang, Terima Paket Sembako dari BNI Wilayah 02

Pembangunan sarana ibadah, jelas Irwan Fikri, sesuai dengan visi dan misi daerah, terutama mewujudkan Kabupaten Agam yang madani.  Dibuktikan dengan berjalannya nilai-nilai keislaman di kehidupan masyarakat.

“Ini juga merupakan dukungan dari masyarakat nagari atas pencapaian visi misi kabupaten untuk menghadirkan Agam yang madani,” sebutnya.

“Semangat semacam ini harus terus dipertahankan, kita berharap sebelum Ramadhan tahun depan, masjid ini rampung dibangun,” ucapnya.

Kepala BNI Cabang Bukittinggi, Zulfebriansyah mengatakan sebagai Perusahaan BUMN, PT. BNI hadir untuk masyarakat Indonesia. BNI mempunyai tanggung jawab membangun negeri dalam bentuk CSR.

“Kehadiran kami di sini juga untuk lebih mendekatkan diri ke masyarakat, kami berharap CSR pembangunan tempat ibadah ini dapat membantu kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Disebutkan, program CSR PT. BNI tidak hanya membantu pembangunan tempat ibadah, tapi juga di bidang pendidikan dan kesehatan. Hanya saja katanya, di masa pandemi CSR PT. BNI lebih banyak untuk penanggulangan Covid-19.

“Kami juga akan berkomitmen terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat, apapun bentuknya kami juga siap membantu,” kata Zulfebriyansyah

Panitia pembangunan Masjid Ihsan Siguhung, Mardefli menyebut pihaknya menerima CSR PT. BNI sebesar Rp166 juta lebih. Bantuan itu imbuhnya, dipergunakan sepenuhnya untuk merampungkan bangunan masjid.

BACA JUGA  Wabup Agam Buka Milad dan Wisuda Kampung Tahfiz Baldatun Thoyyibah

“Untuk merampungkan bangunan masjid 432 M2 itu dibutuhkan biaya sebesar Rp2,4 milyar. Saat ini, pembangunan masjid yang dimulai padai Juli lalu sudah rampung sekira 35 persen,” jelas Mardefi.

Rencana pembangunan masjid ini, jelas Mardefi, dilengkapi 1 unit tempat wudhu dan toilet, pengecoran lantai di atas bandar Siguhung, dan pembangunan menara. (*)

Baca juga: RSUD dr. Rasidin Padang Terima Bantuan APD dari Serikat Pekerja PT. BNI

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaZulkifli Jadi yang Keempat Pimpin Kemenag Kabupaten Solok Selama Tahun 2021
Artikel berikutnyaTim Visitasi Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Sumbar Kunjungi Diskominfo Solok Selatan