Budaya Tolak Bala, Masih Lestari ditengah Masyarakat Sariak Laweh

budaya
Solok, SuhaNews, — Masyarakat Sariak Laweh adakan Tradisi Tolak Bala Minggu pagi (30/8), Tolak bala ini di ikuti oleh seluruh kalangan masyarakat Sariak Laweh nagari Tanjung Balik Sumiso kecamatan Tigo Lurah kab. Solok dari anak – anak hingga niniak mamak.

Tolak bala yang merupakan Budaya Minangkabau yang di percaya ampuh untuk mengusir Hama dan ganguan tanaman seperti padi dan lainnya ini masih di Pertahankan oleh masyarakat Sariak Laweh hingga kini.
Acara ini di mulai membacakan ayat-ayat Al-quran di diatas pematang sawah dan di tutup dengan serangkaian doa tolak bala.

Kepala jorong sariak laweh bustari kepada SuhaNews, menuturkan bahwa kegitan mengaji dan doa Tolak bala ini adalah kegitan ditunggu masyarakat sariak Laweh setiap tahunya, selain melestarikan dan memperkenalkan budaya Minangkabau kepada anak kamanakan .

Masyarakat Sariak Laweh masih mempercayai perantara tolak bala untuk menjaga tanaman agar terhindar dari Hama tikus, burung dan binatang buas lainya supaya di musim panen besok bisa memanen yang memuaskan, Jelas bustari.

Diakhir pembicaraanm Bustari berharap agar anak kemenakan yang ada di sariak Laweh ini bisa melestarikan budaya ini dan juga mengajarkan budaya ini kepada anak kemanakan nya nanti.

Penutup kegiatan bustari menyampaikan rasa bangga dan terimakasihnya kepada masyarakat jorong Sariak Laweh dan khususnya untuk ibu-ibu yang menyiapkan bermacam kue yang di taruh di setiap pondok sawah untuk bapak-bapak yang mengaji. Budi | Lim

Baca juga :

Facebook Comments

loading...