Bupati Agam Hadiri Paripurna MKKS SMP Provinsi Sumbar

agam
Lubuk Basung, SuhaNews – Bupati Agam, diwakili Sekda Agam, Drs. Edi Busti, M.Si, menghadiri kegiatan Paripurna Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (27/8). di Balairong Rumah Dinas Bupati Agam, Padang Baru, Lubuk Basung.

Ketua MKKS SMP Provinsi Sumbar, Taslim, mengatakan bahwa kegiatan paripurna MKKS ini rutin digelar sekali 2 bulan, namun saat pandemi Covid-19 kegiatan ini terhenti.

Baca juga: Dikukuhkan Wabup Sijunjung, Charly Marlinton Jabat Ketua MKKS SMP

“Alhamdulillah, sekarang bisa kembalidigelar dan Kabupaten Agam menjadi tuan rumahnya,” ujar Taslim.

Kegiatan ini, jelas Taslim, dilaksanakan selama 2 hari, 27-28 Agustus, dengan jumlah peserta lebih kurang sebanyak 350 orang, yang berasal dari Kepala SMP se-Provinsi Sumatera Barat.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyatukan tekat dan semangat dari seluruh kepala SMP se-Sumbar dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Sumbar,” ujarnya.

Selain itu, terangnya, juga bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata yang ada di daerah, khususnya yang ada di Kabupaten Agam.

Dijelaskan, kegiatan Paripurna MKKS SMP ini diawali dengan pelatihan penguatan implementasi kurikulum merdeka, yang di laksanakan di Hotel Sakura Syariah.

“Malam ini adalah kegiatan silaturahmi, dan besok dilanjutkan dengan tour wisata, ke salah satu destinasi wisata yang ada di Agam, yaitu ke Objek Wisata Linggai Park, di Kecamatan Tanjung Raya,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Agam, diwakili Sekda Agam, Drs. Edi Busti, M.Si mengucapkan selamat dan berikan apresiasinya kepada MKKS Provinsi Sumbar.

“Semoga kepengurusan MKKS SMP Provinsi Sumbar bisa menjadikan penyelenggara kependidikan lebih baik lagi,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Platform Merdeka Mengajar (PMM), menyediakan referensi bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai dengan kurikulum merdeka.

BACA JUGA  Upaya penanganan COVID-19, Gubernur Mahyeldi Serahkan Bantuan Oksigen

“Konsep merdeka belajar merupakan cara belajar yang holistik, dimana satu sama lain saling mengisi, serta dibutuhkan suasana belajar yang mengutamakan kebebasan bagi peserta didik untuk berinovasi dari sisi manapun,” ujarnya.

Ia berharap, PMM yang dikembangkan mampu menjadi partner guru dalam implementasi kurikulum merdeka dengan semangat kolaborasi dan saling berbagi.

“Dengan adanya MKKS SMP, diharapkan dapat menjadi sarana untuk saling berbagi, implementasi dan aktualisasi semua program bidang pendidikan untuk menciptakan generasi yang unggul,” harapnya. (HR/AMC)

Baca juga: Dikukuhkan Wabup Sijunjung, Charly Marlinton Jabat Ketua MKKS SMP

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakKUA Akabiluru Tandatangani Kontrak Kerjasama Menuju KUA Revitalisasi
Artikulli tjetërBIAN 2022, PKK Agam Ajak Anak Imunisasi Campak dan Rubella