SuhaNews – Bupati Agam Dr. H. Andri Warman Melantik sebanyak 194 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Fungsional Kesehatan di Lingkung Perintah Daerah Kabupaten Agam. Bertempat di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Selasa (27/6)
Bupati Agam, Dr H Andri Warman minta PPPK untuk menunjukkan kinerja terbaiknya dalam bekerja. Kinerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dievaluasi setiap tahun untuk menentukan keberlangsungan kontrak kerja.
“Perjanjian kerja bisa saja diputus jika tidak memenuhi kewajiban,” ujarnya
Maka diharapkannya, pengangkatan PPPK Fungsional Kesehatan kali ini bisa memberikan energi, dan warna baru dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Agam.
“Layanilah masyarakat dengan ramah dan sepenuh hati. Berikan layanan yang cepat dan tepat,” pintanya.
Tidak hanya itu, PPPK juga diminta menjadi tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, jujur, disiplin dan berkarakter.
Ia juga menekankan, agar tidak ada PPPK yang mengajukan pindah, karena penempatan harus sesuai dengan formasi ditetapkan Menpan RB.

Dikesempatan itu, Andri Warman memberiakan beasiswa kepada dua PPPK Fungsional Kesehatan, yang diberikan kepada PPPK tertua dan termuda dari 194 PPPK yang dilantik.
PPPK tertua adalah Itri Murni usia 48 tahun, yang bertugas di RSUD Lubuk Basung. Beliau mendapat beasiswa S2. Sedangkan termuda, Miftahul Iqbal usia 24 tahun, bertugas di UPTD Puskesmas Koto Alam Palembayan. Ia diberikan beasiswa melanjutkan pendidikan S1.
“Ini kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kompetensi, dengan cara melanjutkan pendidikan,” ujar Bupati Andri Warman.
Dikatakan, melanjutkan pendidikan merupakan upaya dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di bidang kesehatan.
“Maka untuk berikan pelayanan maksimal pada masyarakat, kita minta seluruh ASN baik tenaga teknis, guru maupun tenaga kesehatan agar bisa meningkatkan pendidikannya,” pintanya.
Kepala BKPSDM Agam, Yunilson menyebutkan, sebanyak 194 PPPK ini diangkat setelah melewati berbagai rangkaian seleksi.
“Dari 251 formasi yang ditetapkan MenpanRB, hanya 194 yang terisi,” terangnya. Andri | Mat
Berita Terkait :



Facebook Comments