Bupati Rusma Tolak Mobil Dinas, Pemulihan Ekonomi Daerah Lebih penting

pem
SuhaNews – Rusma Yul Anwar dengan tegas menolak pembelian mobil dinas baru. Dia lebih memilih memanfaatkan mobil dinas lama yang digunakan saat menjadi wakil bupati.

“Mobil dinas yang biasa saya pakai waktu menjadi wakil bupati masih layak. Tinggal pasang nomor plat BA 1 G sudah jadi mobil bupati. Masih bagus dan nyaman dipakai jadi tidak usah beli mobil baru,” kata Rusma Yul Anwar mengalasani penolakannya.

Fasilitas mobil dinas saat menjadi wakil bupati adalah Toyota Fortuner. Tidak dirinci juga spesifikasi kendaraan yang dipakai tersebut namun menurut Rusma Yul Anwar masih sangat bagus.

Dia berpendapat, tidak perlu membeli mobil dinas baru karena daerah masih membutuhkan anggaran yang banyak. Kondisi keuangan daerah masih sulit, apalagi saat ini masih dilanda pandemi Covid-19 dan anggaran banyak yang dialihkan (refocussing) untuk penanganan.

“Kebutuhan daerah masih banyak, anggaran tersedot untuk penanganan pandemi. Saya menjadi bupati untuk memikirkan kepentingan masyarakat bukan untuk gagah-gagahan,” tegasnya.

Selain mobil dinas, Rusma Yul Anwar juga menolak fasilitas perabot rumah tangga rumah dinas diganti. Seluruh perabot rumah dinas bupati adalah fasilitas lama saat menjadi wakil bupati.

“Perabot rumah tangga di rumah dinas saya yang lama masih bagus. Tidak perlu juga dibeli baru,” ujarnya.

Dia memaparkan, kondisi daerah yang mengalami guncangan akibat pandemi Covid-19 harus lebih mendapat perhatian, dibanding sekedar membeli perabotan rumah dinas atau mobil dinas.

Kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi harus digenjot kembali. Karena kebijakan refocussing, pemerintah daerah harus berhemat dalam menggunakan anggaran.

“Prioritas penanganan dampak Covid-19 harus berjalan maksimal, baik untuk penanganan kesehatan maupun pemulihan ekonomi. Ini lebih penting dari sekedar mobil dinas atau fasilitas yang tidak bersentuhan langsung dengan pemulihan ekonomi,” sambungnya.Rel

BACA JUGA  Fadly Amran Tinjau Pacuan Kuda Bancah Laweh

Baca juga :

Facebook Comments

loading...