Arosuka, SuhaNews – Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH membuka kegiatan Sosialisasi Nagari Creative Hub Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026, Rabu (24/06/2026) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumatera Barat, para Asisten Sekretariat Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta diikuti oleh perwakilan nagari, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan perangkat daerah terkait.
Baca juga: 50 ASN Kemenag Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Konten Kreatif
Sosialisasi Nagari Creative Hub menjadi wadah untuk memperkenalkan program yang bertujuan membangun pusat inovasi, kolaborasi, dan pengembangan usaha kreatif di tingkat nagari guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Bupati Solok, Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas pelaksanaan program Nagari Creative Hub yang dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Solok dalam mengembangkan potensi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Setiap nagari di Kabupaten Solok memiliki kekayaan sumber daya alam, budaya, dan potensi ekonomi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan bernilai tambah,” tambah Jon Firman Pandu.
Program Nagari Creative Hub, tambah Jon Firman Pandu, menjadi peluang besar bagi nagari untuk mengembangkan ekonomi kreatif yang berbasis pada kearifan lokal.
“Melalui program ini, kita berharap lahir berbagai inovasi, produk unggulan, serta pelaku usaha kreatif yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Bupati Jon Firman Pandu.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pengembangan usaha kreatif, mulai dari proses produksi, promosi, hingga pemasaran produk. Dengan dukungan teknologi, produk-produk unggulan nagari diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
Nagari Creative Hub merupakan program yang bertujuan membangun ekosistem ekonomi kreatif di tingkat nagari melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan usaha, pengembangan inovasi, serta perluasan akses pasar bagi produk-produk unggulan daerah.
Melalui sosialisasi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep, tujuan, dan strategi implementasi Nagari Creative Hub, sekaligus berdiskusi mengenai peluang dan tantangan dalam pengembangan ekonomi kreatif di nagari masing-masing. Wewe
Baca juga: Digitalisasi, Penyuluh Agama Kabupaten Agam Dibekali Jurus Konten Kreatif



Facebook Comments