Dedi Wandra : 4 Manfaat Kurikulum Berbasis Cinta

Bukittinggi, SuhaNews | Tampil sebagai narasumber pada lokakarya tenaga pendidik MAN 1 Solok Plus Keterampilan di Grand Malindo Hotel Bukittinggi, Rabu (25/6), Kepala Kantor Kemenag kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, MA menyampaikan empat manfaat kurikulum berbasis cinta.

Kurikulum berbasis cinta adalah ruhnya pembelajaran di madrasah, Kurikulum ini tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membangun hubungan yang humanis antara guru dan peserta didik sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan dan penuh makna,” ujar Dedi Wandra

Lebih lanjut, Dedi Wandra menjabarkan empat manfaat kurikulum berbasis cinta, yang pertama meningkatkan motivasi belajar. Melalui pendekatan yang mengedepankan kasih sayang, penghargaan, dan perhatian terhadap kebutuhan peserta didik, siswa akan merasa lebih nyaman dan termotivasi untuk belajar serta mengembangkan potensi yang dimiliki.

Kedua, Meningkatkan Keterlibatan Siswa. Kurikulum Berbasis Cinta mendorong terciptanya pembelajaran yang aktif dan partisipatif sehingga peserta didik lebih terlibat dalam proses belajar, diskusi, dan berbagai aktivitas pembelajaran lainnya.

Ketiga, Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi Anak. Suasana belajar yang positif dan menghargai setiap ide peserta didik akan memberikan ruang bagi mereka untuk berpikir kreatif, berani berinovasi, serta mampu menghasilkan berbagai karya yang bermanfaat.

Terakhir, Meningkatkan Keterampilan Anak. Pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik akan membantu mereka meningkatkan berbagai keterampilan abad ke-21, seperti kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, berpikir kritis, dan memanfaatkan teknologi secara bijak.

Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar konsep, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di dalam kelas. Guru harus menjadi teladan yang mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan, memotivasi, dan membangun karakter peserta didik. Dengan demikian, madrasah akan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegas Dedi Wandra diakhir materinya.

BACA JUGA  Duta Genre Kab. Solok Berkunjung ke MAN 1

02401 man 1 solok tutup lokarkarya a

Kepala MAN 1 Solok Plus Keterampilan yang menutup lokakarya ini mengucapkan terima kasih kepada kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok yang telah mendukung penuh kegiatan yang digelar untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan MAN 1 Solok Plus Keterampilan ini.

“Terima kasih dari kami segenap keluarga bersa MAN 1 Solok Plus Keterampilan pada Bapak Kakan Kemenag, Ibu kasi Pendidikan Madrasah yang telah mendukung kegiatan ini, sekaligus berbagi ilmu melalui materi yang disampaikan, semoga tenag pendidik dan kependidikan mampu menerapkannya untuk kemajuan madrasah,” sampai Febrita yang dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Kepala urusan Tata Usaha Hj. Gusminar, SE. Fauzi | Fendi

Berita terkait :

Facebook Comments

Google News