Bupati Solok Launching Penggunaan Eskavator di Jorong Anau Kadok

bupati
Talang, SuhaNews – Bupati Solok melaunching penggunaan eskavator di Jorong Anau Kadok, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kamis (21/10). Peluncuran eskavator ini diiringi dengan gotong royong bersama masyarakat.

Launching penggunaan eskavator ini dihadiri Bupati Solok H. Epyardi Asda, Plt. Camat Gunung Talang Donly Wance Lubis, Sekretaris Pertanian Miharta Maria, Sekretaris DPMN Ricky Carnova, Wali Nagari Talang Zulpadri, Wali Nagari se-Kecamatan Gunung Talang, dan Forkopimcam Gunung Talang.

Baca juga: DPRD Kabupaten Solok Setujui Pembelian Eskavator pada APBD Perubahan

“Terima kasih kepada Bupati Solok atas bantuan ekskavator untuk Kecamatan Gunung Talang. Nagari Talang berkesempatan pengoperasian pertama untuk membuka jalan usaha tani di Jorong Anau Kadok,” ujar Wali Nagari Talang, Zulpadri.

Pembukaan jalan usaha tani Ini menjadi harapan dan cita-cita masyarakat sejak  lama.  Alhamdulillah di masa kepemimpinan Bupati Epyardi Asda bisa terwujud.

“Talang  mempunyai lahan tidur lebih kurang 300 hektar yang siap untuk digarap. Di samping itu ada tanah yang subur untuk lahan pertanian  terutama alpokat, pisang, jagung dan pepaya,” jelas Zulpadri.

Bupati Solok H. Epyardi Asda berharap agar ekskavator ini dimanfaatkan untuk membantu meringankan  beban  masyarakat,

“Saya melihat tanah di sini sangat  subur untuk lahan pertanian, untuk itu selanjutnya tugas pemerintah daerah  untuk membina petani dalam  mendapatkan hasil yang lebih baik,” jelas Epyardi Asda.

Penggunaan ekskavator, jelas Bupati, adalah untuk membuka jalan usaha tani dengan cara gotong royong. Semua biaya yang ditimbulkan termasuk operator dan biaya pemeliharaannya menjadi tanggung jawab Pemda,

“Pemerintahan Nagari hanya menyediakan minyak untuk opesional eskavator di nagarinya,” ujar Epyardi Asda.

Jalan usaha tani yang sudah dibuka menggunakan ekskavator ini akan dicor. Sementara kalau memang lahan di sini   cocok untuk tanaman alpokat, pepaya dan pisang, diharapkan wali nagari mendata gapoktan, nanti akan diberikan bibit melalui Dinas Pertanian.

BACA JUGA  Keputusan Bersama, Zakat Fitrah di Kab. Solok, Rp.25.000 - Rp.37.000

“Masyarakat yang mempunyai lahan dan sudah membentuk gapoktan silahkan berkoordinasi  dengan Dinas Pertanian untuk mendapatkan bibit gratis,” ujar Bupati Epyardi Asda. (Wewe)

Baca juga: Nagari Salareh Aia, Agam Buka Jalan Usaha Tani Melalui PKTD

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaIrwan Fikri Dt Parpatiah: Kasus Covid-19 di Agam Turun Drastis
Artikel berikutnyaPolres Agam Akan Menggelar Vaksinasi Berhadiah Sepeda Motor