Bupati Solok: Memperpanjang PSBB atau Mengikuti New Normal

822
Bupati solok
Bupati Solok, H. Gusmal
Arosuka, SuhaNews – Pemerintah Kabupaten Solok menunggu kebijakan Provinsi Sumbar dalam pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tahap ketiga. Sementara PSBB Tahap II akan berakhir esok, Jumat (29/5/2020).
“Kita mendukung  kebijakan provinsi dalam penerapan PSBB tahap ketiga,” jelas Bupati Solok, H. Gusmal dalam diskusi politik Pemkab Solok dalam menentukan sikap tentang PSBB, Rabu (27/5) di Guest House, Arosuka.

Diskusi ini diikuti oleh Bupati Solok H. Gusmal, Ketua DPRD Jon Firman Pandu, Kejari Solok, Ketua PN Koto Baru, Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho, Kapolresta Solok AKBP Ferry Suwandi,     Dandim 0309 Solok Letkol. Reno Triambodo, Sekretaris Daerah H. Aswirman, Ketua TP-PKK Kab. Solok Ny. Desnadefi Gusmal, dan   Kepala SKPD.

Berdasarkan video conference dengan Gubernur Sumbar, jelas Gusmal, sudah ada pembicaraan awal tentang pelaksanaan PSBB tahap ketiga.

“PSBB Tahap III akan diputuskan Kamis (28/5/2020) ini bersama Gubernur dan bupati/walikota se-Sumatera Barat,” jelas Gusmal.

Bupati Gusmal juga menyampaikan pengumuman Presiden untuk mendisiplinkan 4 provinsi di Indonesia yakni DKI, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Gortontalo, serta serta 25 kab/kota lainnya di Indonesia dengan menurunkan personil TNI dan Polri ke daerah terkakit.

bupati solok“Kita punya dua pilihan, memperpanjang PSBB atau masuk ke kehidupan baru (new normal),” jelas Gusmal.

Jika melaksanakan new normal, jelas Gusmal, maka semua lapisan masyarakat harus tetap menerapkan standar-standar protokol kesehatan seperti tetap memakai masker, sering cuci tangan, hindari kerumunan dan tetap jaga jarak.

“Kita akan mengikuti kebijakan dari pemerintah provinsi apakah PSBB diperpanjang atau tidak,” jelas Gusmal.

Kebijakan ini akan diputuskan melalui video conference pada Kamis, 28 Mei 2020 ini. Sementara saat ini beberapa fasilitas umum sudah makin ramai sehingga agak susah untuk menertibkannya. Sementara objek wisata tidak menjadi masalah karena bisa untuk dikondisikan.

“Masyarakat diharapkan menaati himbauan kepala daerah serta edukasi-edukasi kesehatan yang disampaikan,” jelas Gusmal.

Memutus mata rantai penyebaran covid-19 menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, Bupati Solok berharap masyarakat tetap memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan dalam menanggulangi covid-19 ini. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...