PSBB Berakhir, Bupati Solok Harapkan Peningkatan Edukasi kepada Masyarakat

1728
psbb
Arosuka, SuhaNews – PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Tahap II di Sumatera Barat akan berakhir pada Jumat (29/5/2020). Selanjutnya Gubernur Sumbar menyerahkan kepada kabupaten/kota apakah akan diperpanjang atau diakhiri.
“Saya menghimbau bupati/wali kota untuk menyatukan pikiran tentang kelanjutan dari PSBB di Sumbar,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam Video Conference dengan bupati/walikota se-Sumatera Barat, Selasa (26/5/2020).
Di Gubernuran, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi -Wakil Gubernur Nasrul Abit dan Sekda Provinsi Sumbar.
Sementara di Guest Houses Arosuka, Bupati Solok H. Gusmal didampingi oleh Sekda Aswirman, Dandim 0309/Solok, Askor Bidang Pemerintahan Edisar,  Askor Bidang Eksbang Kesra Medison, Kepala Barenlitbang Erizal,Kadis Koperindag Eva Nasri, -Kepala Inspektorat Hermantias, Kasat Pol PP dan Damkar Efriadi, Kepala Kesbang Pol Junaidi, Kabag Humas Syofiar Syam.

Berita Terkait : Bupati Solok: PSBB Tahap II Harus Disertai Sanksi Tegas

Gubernur Sumbar menerima masukan dari bupati/walikota di Sumatera Barat untuk mengambil keputusan tentang kelanjutan PSBB Sumbar yang akan berakhir pada 29 Mei 2020.
“Diperpanjang atau tidak, diserahkan kepada kabupaten/kota, namun harus disiapkan payung hukumnya,” ujar Irwan Prayitno.
Sampai saat ini, jelas Gubernur, sudah ada 510 orang warga Sumbar yang positif covid-19. Warga aling banyak terpapar  adalah di kota Padang. Sementara di kabipaten/kota sudah terlihat penurunan.
“Saat ini hampir semua kab/kota cenderung ada penurunan kasus positif covid-19,” jelas Irwan Prayitno.
Gubenur menghimbau bupati /walikota untuk mempersiapkan rumah sakit  untuk menampung pasien positif covid-19. Di samping itu, Siapkan satu kesepakatan menjelang berakhirnya PSBB Sumbar pada 29 Mei.
psbb“Kita akan mengambil keputusan pada rapat 28 Mei 2020,” jelas Gubernur.
Sementara Bupati Solok, H, Gusmal mendukung penuh Keputusan Gubernur apakah akan memperpanjang PSBB Atau tidak.
“Penerapan New Normal di Kabupoaten Solok perlu dilakukan dengan memperbanyak edukasi kepada masyarakat,” jelas Gusmal.
Kasus positif covid-19 di Kabupaten Solok, jelas Gusmal, sebanyak 8 orang, yang sudah sembuh 4 orang, dirawat 2 orang dan meninggal 2 orang. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...