Covid-19 Kota Solok: Bertambah 9 Terkonfirmasi, Waspadai Cluster Keluarga

solok
Solok, SuhaNews – Akhir pekan kasus konfirmasi ositif Covid-19 di Kota Solok bertambah sebanyak 9 orang. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan sampel oleh Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang dikirim oleh Posko COVID-19 Banda Panduang.

“Ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 9 orang,” ujar Sekretaris Daerah Kota Solok Selaku Sekretaris Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Solok,  Drs. H. Syaiful A., M.Si, Minggu (21/2/2021) di Solok.

Adapun 9 warga terkonfirmasi, yakni:

  1. NH, usia tahun, Anggota Polri, Warga Asrama polres Solok Kota Kelurahan Kampung Jawa (Pasien 664). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien terkonfirmasi positif tahanan Polres. Saat ini menjalani isolasi mandiri dirumah.
  2. R, usia 32 tahun, Anggota Polri, Warga Perum Istano Permai Kelurahan Nan Balimo (Pasien 665). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien terkonfirmasi positif tahanan polres. Saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.
  3. PAS, usia 44 tahun, ASN Setda Kota Solok, Warga Jalan Marahadin Ampang Kualo Kelurahan Kampung Jawa (Pasien 666). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien terkonfirmasi positif dan mengalami demam, anosmia, meriang dan batuk sejak tanggal 15 Februari lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.
  4. MH, usia 64 tahun, Pensiunan, Warga Perum Al Tarindo Blok A 3 005/002 Kelurahan Tanah Garam (Pasien 667). Yang bersangkutan mengalami anosmia, muntah, mual, nafsu makan kurang sejak 8 Februari lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.
  5. RM, usia 33 tahun, ASN Kominfo Kota Solok, Warga Jalan Lettu Amran 004/003 Kelurahan VI Suku (Pasien 668). Yang bersangkutan mengalami sakit perut, demam, batuk sejak 15 Februari lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.
  6. AT, usia 58 tahun, IRT, Warga Perum Al Tarindo blok A 3 005/002 Kelurahan Tanah Garam (Pasien 669). Yang bersangkutan mengalami demam sejak 13 Februari lalu dan memiliki riwayat komorbid. Saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.
  7. AH, usia 29 tahun, Guru MAN Kota Solok, Warga perumahan Al Tarindo blok A 3 005/002 Kelurahan Tanah Garam (Pasien 670). Yang bersangkutan mengalami demam sejak 19 Februari lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.
  8. MF, usia 41 tahun, Pedagang, Warga Komplek Ruko Terminal Lama 03/02 Kelurahan PPA (Pasien 671). Yang bersangkutan mengalami anosmia, demam, batuk, pilek sejak tanggal 15 Februari lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.
  9. MA, usia 27 tahun, Pegawai RSUD M Natsir, Warga Jalan Reformasi Kelurahan Simpang Rumbio (Pasien 672). Yang bersangkutan mengalami demam, anosmia, pengecapan hilang pada tanggal 15 Februari lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah.
BACA JUGA  Keluarga Besar Kota Solok di Padang Bantu Warga Terdampak Covid-19

“Melihat kondisi perkembangan kasus beberapa hari terakhir, perlu diwaspadai penyebaran kasus terkonfirmasi pada cluster keluarga dan perkantoran,” tambah Syaiful.

solok
Syaiful A

Hampir setiap kasus yang ditemukan akhir-akhirk ini, jelasnya, berasal dari penyebaran antar anggota keluarga maupun rekan kerja atau dengan kata lain anggota keluarga yang banyak beraktivitas di luar dan terpapar virus berpotensi memaparkannya kepada anggota keluarga lain di rumah.

“Kami mengingatkan agar kita semua lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Terutama saat berada di luar rumah, di lingkungan pekerjaan maupun di tempat keramaian,” jelas Syaiful.

Adapun komposisi data kasus di Kota Solok yakni Kasus 672 orang ; Sembuh 610 orang; Dirawat di RSUD M Natsir 1 orang; Dirawat di RSUP M Jamil 1 orang; Dirawat di RST 3 orang; Isolasi di Posko Banda Panduang 1 orang; Isolasi Mandiri 41 orang ; Meninggal 15 orang. (*/Wewe)

Baca juga:

Facebook Comments

loading...