SuhaNews | Penumpang bus Antar Kota Antar Propinsi dari Sumbar tujuan Jabodetabek dan Bandung terpantau sepi sepanjang Kamis (18/2).
Dari pantauan SuhaNews di terminal Bareh Solok, yang merupakan terminal transit bagi bus AKAP terlihat sepi pada semua loket bus. Hanya beberapa penumpang, bahkan ada loket yang hari ini tidak ada sewa sama sekali.
“Biasanya sampai pertengahan puasa seperti ini, tidak hanya kita tapi semua PO mengalami nasib serupa,” ujar salah satu petugas loket bus di Terminal Bareh Solok kepada SuhaNews.
Ia menyebutkan, dalam sepekan terakhir ini, semua PO bus mengurangi jumlah armada berangkat. Ada diantara PO yang berangkat dari tiga titik di Sumatera Barat, sampai di Terminal Bareh Solok digabung menjadi satu, karena jumlah penumpang yang sedikit.
Can (55) salah satu awak bus Padang – Jakarta menceritakan, dulu sebelum zaman belanja online, masa-masa sebelum puasa ini banyak perantau dadakan yang berangkat menuju Jakarta. Mereka memanfaatkan momen berdagang di bulan puasa atau membantu saudaranya yang sudah lebih dulu menjadi pedagang di Jakarta.
“Jadi dulu tu, sabulan sabalum puaso banyok urang awak pai manggaleh ka Jakarta dan kota sekitarnya, kami awak bus pun dapek peningkatan penumpang. Tapi kini alah langang sajak pola dagang berubag ka sistim online, biasonyo barangkek ampek atau limo oto, kini cuma duo (dulu sebelum puasa ini banyak orang awak yang berdagang ke Jakarta dan kota disekitarnya, kami awak bus pun dapat peningkatan penumpang, tai berubah sejak pola dagang berubah ke sisitim online. Biasanya berangkat empat sampai lima bus, hari ini hanya dua,) ujar Can disela proses penggabungan penumpang dari tiga bus menjadi dua bus menuju Jakarta dan Bandung.
Terlihat pula beberapa bus yang berangkat dengan jumlah penumpang tidak sampai separoh jumlah seat yang terisi.
Kondisi terbalik terjadi untuk keberangkatan dari Jakarta menuju Ranah Minang, jalur keberangkatan di terminal Kampung Rambutan masih ramai oleh penumpang tujuan berbagai kota di Sumbar menunggu busnya berangkat.
Hampir semua PO berjejer rapi menaikan penumpang. Dari informasi yang diterima SuhaNews, angka keberangkatan armada menuju Sumbar terpantau normal, hampir semua PO jumalh keberangkatannya sama dengan hari sebelumnya, begitu juga tingkat keterisian seat setiap armada yang berangkat, kisaran 80 persen. Moentjak
Berita Terkait :



Facebook Comments