Didampingi Wako Pariaman, Anggota Komisi IX DPR RI Salurkan Bantuan untuk Sanitasi Desa Bato

Pariaman, SuhaNews – Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama salurkan bantuan program padat karya sanitasi sebesar Rp100 juta untuk Desa Bato, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sabtu (6/6) di Balairung Pendopo Walikota Pariaman. 

“Kita salurkan bantuan Padat Karya senilai Rp100 juta dari Kementerian Kesehatan RI untuk Desa Bato, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman. Anggaran ini dialokasikan untuk perbaikan sanitasi dan pembangunan jamban sehat bagi sekitar 10 rumah tangga yang belum memiliki fasilitas tersebut,” ujarAde Rezki Pratama.

Baca juga: Gelar Rapat Paripurna, DPRD Tanah Datar Sampaikan Keputusan Terhadap LKPj Bupati

Dana ini  dimanfaatkan untuk pengentasan masalah sanitasi dan percepatan kelanjutan pembangunan RSUD dr. Sadikin.

Ade Rezki menjelaskan bahwa program jambanisasi ini sejalan dengan misi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu prioritas utama, di mana kesehatan harus dimulai dari lingkungan yang bersih.

“Rumah warga yang belum memiliki jamban baik nanti akan kita buatkan kloset, saluran air, hingga septic tank-nya. Tujuannya agar lingkungan bersih dan tidak ada lagi limbah kotoran rumah tangga,” tambah Ade Rezki Pratama.

Pemkot Pariaman bersama DPR RI tengah gencar mendesak Kementerian Kesehatan untuk mempercepat kelanjutan pembangunan RSUD dr. Sadikin yang sempat terbengkalai beberapa tahun. Tingginya angka kunjungan dan kebutuhan rawat inap membuat penambahan ruangan di rumah sakit ini menjadi sangat mendesak.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad telah berkoordinasi langsung dengan Bappenas, Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Kesehatan.

“Diharapkan dengan pengawalan dari DPR RI, dukungan anggaran pusat minimal sebesar Rp50 miliar dapat terealisasi. Pemkot menargetkan pembangunan RSUD dr. Sadikin dapat rampung maksimal pada Tahun 2027,” ujar Walikota Pariaman, Yota Balad.

BACA JUGA  Liga Champions: Inter Milan Jamu Atletico Madrid di Giuseppe Meazza

RSUD dr. Sadikin juga dipastikan akan menerima pasokan alat kesehatan khusus berupa fasilitas PICU (Pediatric Intensive Care Unit) dan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dari Dirjen Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan.

“Bantuan alat penanganan khusus bayi baru lahir (neonatal) ini diproyeksikan akan tiba pada kuartal 3 atau kuartal 4 Tahun 2026 untuk menekan angka kematian ibu dan anak, “ ungkap Yota Balad.

Melalui program ini, Pemkot Pariaman juga optimis dapat mempertahankan komitmen target Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan hingga 100%.

Tahun lalu, jelas Yota Balad, bantuan ini diberikan kepada Desa Nareh, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman dan pada tahun ini di Desa Bato, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman.

Baca juga: Anggota DPR RI, Arisal Azis Bantu 276 Pendidik dan Tendik se-Kota Pariaman

Facebook Comments

Google News