Disampaikan Sekda, Jawaban Pemkab Solok atas Pandangan Umum Fraksi DPRD

215
solok
Sekda Aswirman sampaikan jawaban pemerintah
Arosuka, SuhaNews – Sidang paripurna digelar dengan agenda jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Solok terhadap Nota Pengantar Bupati Solok Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kab Solok Tahun Anggaran 2019, Senin (6/7/2020).

Sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Jon Firman Pandu ini diikuti oleh Sekda Aswirman, anggota DPRD dan SKPD,serta Forkopimda.

“Pemerintah Daerah selalu berupaya mengoptimalkan potensi Pendapatan Daerah Asli (PAD) melalui upaya ekstensifikasi dan intensifikasi,” ujar Bupati Solok diwakili Sekda Aswirman.

solokHal ini akan dilakukan melalui pendataan objek baru, melakukan pemutakhiran data terhadap objek pajak yang sudah ada, mengoptimalkan biaya retribusi daerah. sesuai dengan perkembangan harga dan meningkatkan perekonomia serta peningkatan pelayanan  dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Untuk meningkatkan PAD, Pemerintah Daerah akan melakukan pungutan terhadap objek retribusi izin trayek,” kata Aswirman.

Pemerintah Daerah, jelas Aswirman, melakukan kerja sama dengan Bank Nagari dalam penerapan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara online.  Hal ini bertujuan untuk memudahkan wajib pajak untuk melakukan penyetoran pajak dan retribusi.

“Pembangunan wisata diharapkan dapat menarik minat wisatawan baik di dalam negeri maupun luar negeri untuk datang ke Kabupaten Solok,” jelas Aswirman.

Pada Tahun 2019, jelas Aswirman, jumlah wisatawan yang datang ke Kabupaten Solok mencapai 1.413.899 orang. Jumlah ini eningkat sebanyak 317.158 orang dibandingkan dengan Tahun 2018.

“Penambahan wisatawan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” jelas Aswirman.

Sementara dengan pemenuhan air bersih, tambah Sekda, Pemerintah Daerah bersama DPRD telah menyetujui dan menyiapkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 tentang PDAM.

Adapun upaya Pemerintah Daerah untuk memaksimalkan potensi PDAM adalah dengan melakukan Penambahaan penyertaan modal dari Pemerintah Daerah, program hibah air minum perkotaan, dan meningkatkan cakupan pelayanan serta mengupayakan langkah-langkah untuk memperbaiki sistem distribusi dan penyesuaian tarif rata-rata dengan harga pokok produksi.

“Sektor pendidikan juga menjadi perhatian serius sebagai salah satu pilar pembangunan,” tambah Sekda Aswirman.

solok
Sidang paripurna DPRD Kab Solok

Pada tahun 2019 telah dianggarkan dan sebesar Rp468.714.823.219 atau 37,76% dari total anggaran pendapatan dan belanja daerah.  Khusus dana untuk pelaksanaan Sekolah Umum Berbasis Pesantren (SUBP) di 85 Sekolah Dasar (SD) dan 17 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dianggarkan sebesar Rp4.502.350.000, –

Terkait dengan progres pembangunan di Kabupaten Solok sesuai dengan pandangan fraksi, jelas Sekda Aswirman, untukkegiatan pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum pada awal tahun 2020, anggaran harus dilakukan recofusing karena terjadi Pandemi Covid 19. Kegiatan Pemeliharaan Irigasi yang  bersumber dari DAK dihentikan pelaksanaannya sebagai akibat recofusing anggaran untuk penanganan Covid 19.

Dalam kesempatan itu, Aswirman juga memaparkan beberapa program yang kembali dianggarkan pada APBD 2021. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...