Disdikpora Kab.Solok Gekar Bimtek Penyusunan Kurikulum SMP

Disdikpora Kab.Solok Gekar Bimtek Penyusunan Kurikulum SMP
Muaro Paneh, SuhaNews. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kab.Solok melaksanakan Bimbingan teknis penyusunan Dokumen Kurikulum KTSP Tp. 2021/2022 pada Senin (05/07) di SMPN 1 Bukit Sundi.

Bimtek oleh Disdikpora Tersebut mengundang Wakil kepala sekolah Bidang Kurikulum yang berasal dari sekolah sekolah di 5 kecamatan yaitu kec. Bukit Sundi,Kec.Gunung Talang,Kec.Lembang jaya dan Kec.payung sekaki.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Zainal Jusmar,S.pd.MM,Msi melalui Kasi kurikulum Zulfikar,S.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa  KTSP menjadi sangat penting karena role modelnya sebuah sekolah”,sebutnya.

ketika suatu saat sekolah itu dievaluasi maka KTSP ini sebagai panduan dalam menyusun program sesuai visi misi yang akan disusun kedepannya”,imbuhnya.

Sementara Jelas Zulfikar KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. “KTSP ini merujuk segala aktivitas. Ini tidak saja rutinitas yang dilaksanakan itu ke itu saja, namun kalau kita tidak memahami kegunaan KTSP maka KTSP ini akan kehilangan arah dalam membantu kita pada satu tujuan”,pungkasnya.

Sedangkan tambahnya lagi Untuk memaksimalkan peningkatan pendidikan, Pemerintah mengupayakan penyelenggaraan pendidikan melalui Manajemen Berbasis Sekolah yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)sambung Zulfikar adalah proses mengelola sumber daya secara efektif untuk mencapai tujuan yang memberikan otonomi lebih besar kepada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan partisipatif secara langsung kepada semua komponen warga sekolah, yaitu; kepala sekolah, guru, siswa, orang tua dan masyarakat.

“MBS memberi waktu, pikiran bagi pihak sekolah dalam berfikir jauh lebih luas, berinovasi agar peserta didik terlayani dengan sebaik baiknya, untuk itu kedepannya warga sekolah sebaiknya menciptakan sekolah ramah anak, ramah lingkungan, ramah Baca sehingga semua kebutuhan bagi peserta didik akan terpenuhi termasuk melayani siswa inklusi”,pungkasnya.

BACA JUGA  Ramadhan 1441 H, Masyarakat Panyakalan Solat Tarwih di Rumah

Di penghujung Sambutannya Zulfikar mengingatkan kepada wakil Kurikulum yang hadir untuk mengikuti AN (Asesment Nasional).karena Asesmen Nasional adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah. Ada tiga komponen dalam Asesmen Nasional yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Literasi dan Numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan.

Asesmen Nasional bertujuan tidak untuk mengevaluasi siswa per individu dan tidak dimanfaatkan untuk Syarat penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Asesmen Nasional hanya sebuah evaluasi kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Dalam assesmen nasional,yang akan dinilai ialah literasi, numerasi, karakter siswa, dan nilai-nilai pancasila yang diterapkan di sekolah. Asesmen Nasional juga bertujuan untuk mengetahui sekolah mana yang paling tertinggal. Sehingga, kedepannya, Kemendikbud dapat memetakan strategi dan anggaran untuk membantu sekolah-sekolah yang teridentifikasi”,katanya.

Kadisdikpora melalui Kasi kurikulum di penutup Sambutan berpesan Bagaimana kedepannya pihak sekolah yang ada dikab. Solok agar mampu berinovasi menjadikan sekolahnya menjadi daya tarik sehingga orang tua akan kembali mendaftarkan anak anaknya disekolah Negri karena setiap tahun jumlah peserta didik yang ada terus menyusut karena kalah saing dengan sekolah Swasta”,tutupnya.

Dalam Bimtek tersebut ada 4 Narasumber yang akan menjelaskan Sistematika penyusunan Dokumen KTSP diantaranya Yapar,S.Pd Habibullah,S.Pd.MM, Metrizal,S.Pd.MM dan Fitnedi,Mpd

reporter : Dedi editor : Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaH. Alizar; Jangan Sampai Qurban Menambah Korban
Artikel berikutnyaUNP Berlakukan WFH dan Pelayanan Daring Mulai Hari Ini,