Ditinjau Gubernur, Jalan Menuju Solok Selatan Masih Putus Total

selatan
Solok, SuhaNews – Arus lalu lintas Lubuk Selasih, Kabupaten Solok – Solok Selatan masih putus total. Hampir sepekan sejak badan jalan terban pada Sabtu (18/4)  hingga sekarang belum satupun kendaraan bermotor yang bisa melalui jalur ini.

Kerusakan jalan akibat longsor ini terjadi di Jorong Cubadak Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok sejak Sabtu malam.

Kamis (23/4) Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meninjau perbaikan jalan tersebut. Gubernur didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat Heri Nofiardi, Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Erman Rahman, kepala Dinas PUPR Sumbar Fathol Bari, Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin dan  pejabat lainnya.

“Jalan yang menghubungkan Alahan Panjang dan Surian  dan Muara Labuh, kabupateb Sook Selatan ini belum bisa dilalui,” ujar Wabup Yulfadri Nurdin.

Berita Terkait : Longsor di Cubadak Hantam 2 Rumah dan Putuskan Akses Menuju Surian

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno meminta agar pelaksanaan pekerjaan jalan tersebut  dipercepat, agar arus lalu lintas Kabupaten Solok dan Solok Selatan kembali pulih.

air dingin
Longsir air dingin sebabkan kerusakan rumah warga

“Ruas jalan ini sangat vital karena menghubungkan Kabupaten Solok dan Solok Selatan, serta Sungai Penuh, Provinsi Jambi,” jelas Irwan Prayitno.

Selama jalan terputus, jelas Gubernur, BBM untuk Solok Selatan dikirim melalui Kerinci atau Sungai Penuh  dengan melintasi Kabupaten Pesisir Selatan. Jalur  yang dilalui jauh lebih panjang.

Akibat longsor ini, jelas Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdn,  bukan saja memutus akses jalan Kabupaten Solok, Kota Padang dengan Muara Labuh di Kabupaten Solok Selatan dan Kerinci juga menyeret 2 unit rumah warga.

“Sebanyak 18 Kepala Keluarga (KK) yang ada di sekitar lokasi ikut terdampak longsor ini,” jelas Yulfadri Nurdin.

korban yang terdampak longsor, jelas Wabup, sudah mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Solok. Bantuan tersebut diserahkan Senin (20/4) lalu.

Bantuan untuk keluarga yang terdampak berupa alat-alat rumah tangga, pakaian dan sembako, beras, telur, sarden, minyak goreng untuk 4 KK.

Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH. berharap agar jalan tersebut segera kembali bisa difungsikan.

“Ini adalah jalan negara yang menghubungkan Kabupaten Solok dan Solok Selatan serta Provinsi Jambi. Jalan ini sangat vital untuk roda perekonomian masyarakat serta akses keluar masuk barang,” sebut H. Yulfadri Nurdin.

Namun Wabup juga menyadari, Dinas PUPR dan Balai Besar Sumbar, perlu perhitungan yang matang untuk memperbaiki jalan.

“Kalau hanya untuk memindahkan material, maka pihak Balai Jalan Provinsi Sumbar sudah mulai mengerjakannya. Namun yang butuh waktu lama adalah memperbaiki jalan utama yang terban,” sebut H. Yulfadri Nurdin. Pihaknya juga meminta warga agar tetap bersabar baik yang dari Kabupaten Solok yang hendak menuju Solok Selatan atau sebaliknya untuk tidak bepergian dulu selama jalan dalam proses perbaikan.

“Semoga perbaikan jalan ini cepat selesai dan bisa normal kembali,” harap H. Yulfadri Nurdin.

Sementara Wali Nagari Aie Dingin Patrizal mengakui jika perrbaikan jalan ini membutuhkan waktu lama dan penuh risiko. Sekalipun jembatan darurat berhasil dibangun, jika curah hujan tinggi, dikhawatirkan longsor lebih besar terjadi.

“Area galian C yang ada terlihat labil, ribuan  kubik material longsor bisa saja menimbun badan jalan,” jelas Patrizal.

Pihaknya berharap Dinas Lingkungan Hidup dan dinas terkait lainnya meninjau kembali izin penambangan galian C inii. Pihaknya tidak punya kewenangan untuk melarang atau mengizinkan penambangan ini. Wewe

Baca Juga :

 

Facebook Comments

loading...