Gandeng BBPOM, Darul Siska Gelar KIE di Nagari Sulit Air

Gandeng BBPOM, Darul Siska Gelar KIE di Nagari Sulit Air
Sulit Air, SuhaNews – Darul Siska, anggota Komisi IX DPR RI menggandeng Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Propinsi (BBPOM) Sumatera Barat menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang diikuti 200 warga masyarakat Sulit Air Kecamatan X Koto Diatas.

Keamanan pengan merupakan persyaratan utama yang harus di penuhi oleh setiap produk makanan yang akan di jual atau di konsumsi masyarakat, karena banyaknya masyarakat yang belum memahami dan mengetahui bahwa pengolahan makanan yang salah akan mengakibatkan terjadi gangguan kesehatan bagi masyarakat

Hal ini masih banyak ditemukannya produk makanan yang tidak atau belum memenuhi persyaratan mutu dan keamanan dan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang berlebihan di gunakan pedagang.

Disamping keamanan produk makanan perlu juga mengawasi dan mengendalikan penggunaan bahan berbahaya yang terdapat pada obat, obat tradisional, dan kosmetik, maka BBPOM perlu rasanya memberikan kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE), dalam hal ini BBPOM juga mengandeng Drs. H. Darul Siska (anggota DPR RI Komisi IX) juga putra daerah dari Talawi Sawah Lunto, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Sulit Air, yang di pusatkan di Gedung Serbaguna Nagari Sulit Air, kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok.

Dalam sambutan Camat X Koto Diatas Riswandi Bahauddin, AP, S.Sos mengucapkan selamat datang kepada Drs. H. Darul Siska selaku Anggota DPR RI Komisi IX, kepala BBPOM Sumatera Barat ke nagari Sulit Air, yang bersedia memberikan komunikasi, dan informasinya kepada warga sulit air pada khususnya, dengan informasi dan edukasi diharapkan masyarakat kedepannya bisa lebih jeli lagi menggunakan dan membuat suatu produk.

Acara KIE ini di buka secara resmi oleh Drs. H. Darul Siska, dalam sambutannya Darul Siska menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program pemerintah dalam mengarahkan masyarakat lebih sehat lagi, sehingga tidak asal menggunakan atau mengkonsumsinya karena akan berpengaruh kepada kesehatan.

BACA JUGA  Kembali, 246 KK di Sulit Air Terima BLT-DD

Untuk materi langsung di sampaikan oleh Kepala BBPOM Sumbar Drs. Abdul Rahim, A.Pt, M.Si, dalam paparan kepala BPOM menyampaikan bagaimana bahaya dari penggunaan kimia atau produk yang tidak masuk ke labor BPOM, baik itu produk makanan atau obat (baik kimia atau tradisoonal).

Untuk obat ini untuk asli (legal) ataupun palsu (ilegal) sangat susah di bedakan, karena banyak kemiripan, yang hanya bisa membedakan dari izin edar yang di keluarkan oleh BPOM, dan jangan pernah mengkonsumsi produk yang telah habis masa kadaluarsanya, biasanya banyak di jual bebaskan di kedai kaki lima yang di peroleh deri sisa liimbah rumah sakit yang di pungut oleh pemulung.

Komunikasi, informasi dan edukasi juga di hadiri Anggota ketua Dewan kehormatan DPRD Kab. Solok Vivi Yulista, ketua LPMN Sulit Air Hendra Caniago, PJS Wali Nagari Sulit Air Zulhidin, Wali Nagari Tanjung Balit, Kepala jorong se Nagari Sulit Air, serta para undangan. Hendrik

Berita Terkait :

 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakSebelum Layani Jamaah, Petugas Embarkasi Padang Ikuti Swab Antigen
Artikulli tjetërDilepas Menteri Agama, 2776 Jamaah Calon Haji Kloter Satu Berangkat dari 7 Embarkasi