Guru SDN 12 Tigo Jangko, Berjuang Lewati Lumpur Demi Siswa

guru
Solok, SuhaNews. Sejak Covid-19 mewabah di bumi pertiwi, siswa dan guru merasakan dampak yang luar biasa. Dampak ini semakin parah dirasakan oleh guru yang bertugas di daerah terpencil. Salah satunya guru SDN 12 Tigo Jangko nagari Sumiso kecamatan Tigo Lurah Kab. Solok.

guru

Bila sebelumnya para guru ini hanya menerabas lumpur menembus hutan mencapai jorong Tigo Jangko, kemudian mengabdi menjalan tugas, maka sejak siswa dirumahkan rute yang mereka lalui bertambah panjang. Mengunjungi siswa untuk mengantar dan menjemput tugas.

Adalah Doni dan Anto, dua guru yang diberi amanh untuk mengajar di SDN 12 Tigo Jangko. Keduanya bukan penduduk jorong dipinggir Kabupaten Solok ini. Mereka datang untuk anak-anak jorong Tigo Jangko bisa menggapai citanya.

Doni sendiri berasal dari Muaro Paneh kecamatan Bukit Sundi. Kecintaannya pada tugas, membuatnya tak merasa lelah menempuh rute yang panjang untuk sampai ke Tigo Jangko. Perjalanannya melintasi daerah kota Solok, kota Sawahlunto dan Kabupaten Sijunjung melalui nagari Lubuk Tarok.

Dari Lubuk Tarok menempuh jalan tanah yang lebih banyak kubangan lumpurnya untuk bisa sampai ke tempat tugas. Butuh waktu antara 4 sampai 5 jam untuk sampai ditempat tugasnya.

“Itu jika cuaca bagus, jika bertemu hujan tak jarang mereka harus berbasah-basah menembus rute ini karena tidak ada tempat berteduh ditengah hutan yang kami lalui,” ujar Doni yang didampingi Anto dalam bincangnya dengan SuhaNews.

Kini dengan siswa dirumahkan ini, langkah kami diperjauh dengan mengunjungi siswa secara berkelompok. Rute yang dilalui tak jauh berbeda dengan perjalanan dari Lubuk Tarok menuju Sarik Laweh Tigo Jangko.

guru

Kepala SDN 12 Tigo Jangko Patra Minofa menambahkan bahwa di daerah Sarik Laweh Tigo Jangko ini tidak bisa dilaksanakan pembelajaring daring. Selain akses internet yang tidak ada, juga kondisi masyarakat yang tidak memungkinkan untuk hal tersebut.

Untuk itu para guru mengunjungi siswa denganĀ  jadwal sekali seminggu untuk menyerahkan tugas dan mengumpulkan tugas minggu sebelumnya.

Selain berharap pandemi cepat berlalu agar kegiatan pembelajaran kembali normal, guru-guru SDN 12 Togo Jangko berharap adanya perhatian khusus terhadap kondisi di pojok Kabupaten Solok ini. Baik kondisi sarana pembelajatran maupun infrastruktur menuju jorong Tigo Jangko Saik Laweh ini. Budi | Lim

Baca juga :

Facebook Comments

loading...