H. Sakar Soeib, Dari Sekolah Tanpa Bel ke Arosuka

H. Sakar Soeib, Dari Sekolah Tanpa Bel ke Arosuka
H. Sakar Soeib sedang memberikan sambutan dalam suatu kesempatan
Solok, SuhaNews. Dalam pelantikan pejabat Eselon III dilingkup Pemda Kab. Solok, Selasa (31/12) yang lalu, ikut dilantik H. Sakar Soeib mantan kepala SMPN 6 Gunung Talang ini menerima jabatan baru sebagai Kabid Pembinaan Kesejahteraan dan Pemberhentian pada BKPSDM.

Pelantikan H. Sakar Soeib ini membuat sukacita dikalangan anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Solok. Karena karir dari sosok yang berhasil mendisiplinkan siswa tanpa bel ini ikut membuat bangga para guru.

Saat telah menjadi Kabid Pembinaan SMP pada Disdikpora Kab. Solok, H. Sakar Soeib sangat dekat dengan anggota MKKS, setiap undangan dari MKKS selau dipenuhi termasuk saat acara di Hotel Pusako Bukittinggi pada 14-15 Desember 2019 yang lalu.

Baik secara formal, maupun informal H. Saksar Soeib dengan terbuka berbagi ilmunya dengan anggota MKKS SMP Kab. Solok. Baik itu manajemen, trik dan ide-ide untuk pengembangan pendidikan SMP di kabupaten Solok.

Satu hal yang selalu didorong pada anggota MKKS adalah untuk mewujudkan Sekolah Umum Berbasis Pesantren (SUBP) pada seluruh SMP di Kabupaten Solok sebagaimana yang pernah diterapkannya di SMPN 6 Gunung Talang.

Kita ketahui bahwa SMPN 6 Gunung Talang yang beliau pimpin dulunya adalah sekolah yang beliau rintis pertama kali menjadi sekolah berbasis agama. Disekolah ini beliau mencetuskan,mencanagkan dan menjalankan sekolah “tanpa bel”. Bel sebagai penanda atau isyarat sebagaimana biasanya digunakan dalam kegiatan sekolah tidak dipakai lagi disekolah ini.

Hal ini beliau ciptakan tentu saja tidak segampang atau semudah yang telah dinikmati sekolah itu hari ini. Yang pasti hasil keras beliau ini tentunya sangat dipengaruhi oleh Sosok beliau yang seorang agamais.Sebagai orang yang disegani dalam bidang agama menanamkan perilaku yang berkarakter keagamaan adalah salah satu fasilitas beliau.

BACA JUGA  Pertamina Foundation Bekerjasama dengan Maudy Ayunda Buka Pendaftaran PMFmuda Pemimpin Proyek Komunitas

Sehingga merek sekolah tanpa bel pada SMPN 6 Gunung Talang identik dengan jati diri beliau. Ingat SMP N 6 Gunung Talang ,ingat Sosok H.Sakar Soieb,S,Pd dan sebaliknya. Bahkan program SUBP (Sekolah Umum Berbasis Pesantren) yang dicanangkan pemerintah kabupaten Solok cikal bakal nya adalah dari SMPN 6 Gunung Talang yang beliau tenggarai.

Kompetensi Kepala Sekolah mesti selalu harus diasah. Terlebih pada era milenial ini yang juga era digitalisasi. Keberhasilan-keberhasilan pada satu sekolah pada satu daerah bisa jadi inspirasi bagi daerah lain.

Dan bisa jadi SMP sebagai sekolah umum didaerah lainnya yang saat inipun telah banyak yang tanpa bel terinspirasi dari terobosan beliau.

H.Sakar pun dengan semangat mengikuti agenda rutin kegiatan MKKS SMP Propinsi Sumatera Barat. Salam perpisahan dinyatakan dalam bentuk kegiatan yaitu tuan rumah pelaksana kegiatan mengajak mengunjungi destinasi wisata didaerahnya yang kali ini menapaki Jenjang Seribu Jenjang yang membutuhkan tenaga ekstra dengan sukses beliau lewati.

Pada kegiatan MKKS SMP diKabuoaten Solok yang dilaksanakan setiap bulannya diSMP sekabupaten Solok secara bergiliran H.Sakar selalu hadir kecuali karena sesuatu penyebab pada saat itu. Kehadiran beliau mewakili Disdikpora untuk mendampingi sekaligus memberikan arahan-arahan pada forum ini. Pada setiap kesempatan kegiatan MKKS SMP kabupaten Solok ini beliau selalu mengontrol kehadiran anggota.

Dengan terus melajunya karir H, Sakar Soeib ini diharapkan menjadi motivasi bagi MKKS SMP Kab. Solok. DL

Baca Juga :

Pelantikan Eselon III Pemda Kab. Solok, Cici Menjadi Kabag Kesra dan Ricky Menjabat Camat Kubung

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaRPJMD, Tugas Pejabat Baru Yang Dilantik Gusmal
Artikel berikutnya15 Kios Terbakar di Pasar Raya Padang