Hanya 16 Daerah di Sumbar Yang Terapkan Kernormalan Baru

319
daerah
SuhaNews. Hanya 16 daerah di Sumbar yang menrapkan kenormalan baru, 2 daerah yakni Kab. Kepuluan Mentawai dan Kota Padang memutuskan untuk menjalankan transisi sebelum menerapkan kenormalan baru (new normal) atau Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 (TNBPAC).

Dilansir oleh Langgam.id, untuk Kota Padang, menjalani masa transisi hingga 12 Juni. Sedangkan Kabupaten Kepulauan Mentawai hingga 20 Juni mendatang. Namun, semuanya telah sepakat tidak memperpanjang PSBB setelah tahap ketiga yang berakhir hari ini, Minggu (7/6).

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan untuk Kota Padang meminta transisi menjelang kenormalan baru, karena masih memiliki satu klaster penyebaran covid-19, yakni kawasan Pasar Raya.

“Klaster Pasar Raya sampai saat ini menambah positif, jadi diperkirakan lima hari ke depan dengan kekuatan tracking dan ditambah sekian ribu lagi diswab mudah-mudahan sudah bisa terkendali,” kata Irwan kepada wartawan di Gubernuran Sumbar, Minggu (7/6).

Disebutkannya, sebetulnya Kota Padang di wilayah setiap RT reproduksi efektif sudah terkendali di bawah satu. Hal ini terjadi sejak dua minggu belakang.

“Menurun terus. Jadi bukannya kita menunggu nol baru new normal, engga bisa, orang covid-19 masih ada,” jelasnya.

Sedangkan untuk Mentawai,gubernur mengatakan, alasan menjalani transisi kenormalan baru karena membutuhkan waktu dalam sosialisasi sebab daerah tersebut berada di kepulauan.

“Kita maklumi, Mentawai daerah remote. Bupati izin untuk sosialisasi ke desa-desa untuk lebih memerlukan waktu, jarak jauh-jauh,” ujarnya.

Dikatakan gubernur, untuk segi jaminan kesehatan sebagai syarat kenormalan baru di Mentawai didukung penuh pemerintah provinsi.

“Engga mungkin buat rumah sakit khusus di Mentawai, dokter spesialis paru tidak ada. Ini semua kita backup, Dinas Kesehatan Sumbar membantu,” tutupnya.

editor : Moentjak sumber : Langgam.id

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...