Pasaman, SuhaNews – Meski lelah, namun senyuman dan ketulusan tetap tampak dari raut guru honor di lembaga pendidikan non formal.
Guru pada Madrasah Diniyah Takmilyah Awaliyah (MDTA) dinilai telah mengabdikan diri dengan ikhlas membentuk akhlak generasi emas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Edy Ridwan mengungkapkan hal tersebut.
Diyakininya para guru MDTA telah berjasa dalam memberikan ilmu khususnya agama. Mengajarkan anak sampai pandai membaca al quran dengan baik.
Edy menilai, keikhlasan terpatri di dalam hati tenaga pendidik yang tidak berstatus pegawai negeri itu. Membuang jauh keluh kesah dan tetap bersyukur dengan honor didapat yang terbilang sedikit.
Ini dibuktikan, mereka tetap memberikan ilmu agama, membina akhlak serta menenamkan nilai ketauhidan kepada anak didiknya.
“Saya bangga dengan para guru MDTA, meskipun menghadapi beragam watak dan tingkah anak, juga kadang-kadang bau keringat menyengat, tetap mengajar dengan senyum dan tulus”, ucap Edy saat rapat koordinasi dengan para pengurus FKDT se Pasaman di aula Kankemenag, Senin (19/12).
Lanjutnya, Kantor Kemenag sebagai lembaga yang membina akan terus berupaya memotivasi serta membantu terwujudnya pendidikan MDTA bermutu, terpenuhinya sarana prasarana yang dibutuhkan.
Lagi, Pejabat Kemenag itu mengatakan sebagai bagian dari pendidikan keagamaan dan sistem pendidikan nasional, MDTA menjadi pilar utama pembangunan bangsa dalam menyiapkan generasi mendatang yang memiliki pengetahuan agama, berwawasan dan keterampilan hidup memadai serta berkarakter mulia berkat penghayatan yang mendalam terhadap ajaran Islam. Yusuf
Berita Terkait :
- Kakan Kemenag Pasaman Kukuhkan Pengurus DPAC FKDT
- Bupati Pasaman Lepas 2 Santri MDTA Al Munawwarah Kemenag Menuju Prosadin Nasional



Facebook Comments