Inovasi Dishub Kab. Solok, Mendaftar Uji Kir Bisa Lewat Aplikasi

mendaftar
SuhaNews, Dinas Perhubungan Kab. Solok berinovasi dalam pelayanan uji kir kendaraan bermotor, dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pemeriksaan Kendaraan Bermotor (SIMPKB).

Dalam ujicobanya, sebanyak 33 kndaraan yang melakukan uji kir telah memanfaatkan aplikasi ini.

Dilansir oleh Kongkrit.com, aplikasi yang bisa di Akses lewat Google Crome dengan alamat simpkb.solokkab.go.id ini, dalam dua hari berjalan telah berhasil memberikan pemasukan langsung ke kas daerah dan tercatat langsung di Aplikasinya sebanyak Rp 2.335.000,00. Dengan aplikasi ini celah untuk kebocoran kas daerah tidak ada lagi karena semuanya sudah tersistem dan pembayarannya transfer lewat bank langsung ke kas daerah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Solok Muhammad Djoni, ketika ikut melihat dan mendampingi operator Uji KIR yang mengikuti Bimtek dan praktek langsung di Area uji kendaraan bermotor Dishub Kab. Solok di Koto Baru. Rabu (19/8).

”Untuk pelayanan, Alhmadulillah masyarakat sudah bisa mendaftar lewat Aplikasi SIMPKB, cukup dari rumah. Karena masih baru, hari ini kita bersama Dinas Komunikasi dan Informasi Kab. Solok melakukan penguatan atau Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk operator kita disini, karena masih baru. Maka perlu terus dipantau agar bisa berjalan dengan baik,” papar M. Djoni.

Ikut hadir dalam Bimtek tersebut, Safriwal, S. Si. M. Co Kepala Seksi Aplikasi dan Sandi Dishub Kab. Solok selaku pemberi pelatihan, seterusnya juga terlihat hadir Kepala Bidang Angkutan Jhoni, S.Sos. MM, Kabid Lalu Lintas Arsyad Fadillah. S.sit. M.cio, Kepala UPT PKB M.jafar Jamil, Kepala Tata Usaha Agus Hendra, S. Sos, serta Sagyta Yeniza dan Silvia Hestika sebagai penguji.

Disampaikan M. Djoni Bimtek terkait program baru di dinas yang dipimpinnya tersebut, memang sengaja dilakukannya langsung di ruangan tempat operator nantinya bekerja, karena selain terbatas sebab anggaran, dengan praktek langsung di lapangan, serapan ilmunya akan lebih cepat terserap.

“Ini saja untuk pengadaan printer untuk program Smart Card seharga Rp 28.000.000,00 kita dibantu oleh Bank Nagari, untuk itu kita sangat berterimakasih,” ungkap M. Djoni

Kemudian dikatakannya, untuk pelayanan Uji KIR yang dilayanani Dishub Kab. Solok, sementara ini khusus untuk kendaraan dengan plat nomor Kab. Solok dan Kota Solok.

“untuk Kota Solok saya sudah ada komunikasi dengan kepala dinasnya, dan Uji Kendaraannya tidak lagi perlu surat pengantar,” Imbuhnya.

Sedangkan untuk daerah luar itu, yang ingin numpang uji tetap bisa dilayani dengan syarat harus membawa surat pengantar Dishub daerah asalnya. Seperti Solok Selatan, Sawahlunto, maupun daerah lainnya sekitar Kab. Solok.

Ditambahkan M. Jhoni, kedepan dirinya bersama tim yang ada di Dishub Kab. Solok akan terus mengupayakan pengembangan dari pemakaian aplikasi SIMPKB ini, mengupayakan menjalin kerjasama dengan Kabupaten dan Kota Lain yang ada di Sumatera Barat.

” Kedepan kita akan coba terus kembangkan program ini dengan aplikasi SIMPKB, kita akan coba agar sistem yang ada terintegrasi dengan daerah lainnya. Dengan begitu kita bisa melacak, kendaraan yang melakukan Uji KIR, baik di Kab. Solok sendiri, atau Kendaraan Kab. Solok yang melakukan numpang uji, begitupun sebaliknya. Karena pengujian kendaraan ini juga sangat berpengaruh kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kemudian untuk sosialisasi dalam waktu dekat Dishub Kab. Solok akan mengundang pengusaha-pengusaha transportasi atau lewat Organda” Pungkas M. Djoni

Editor: Lim Sumber : kongrit. Com

Baca juga :

Facebook Comments

loading...