Jaga Netralitas ASN pada Pilkada, Tanah Datar Gelar Apel Bersama

net
Batusangkar, SuhaNews – Dalam rangka menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara pada Pilkada serentak 9 Desember 2020, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menggelar apel bersama Ikrar Netralitas ASN di halaman Kantor Bupati Tanah Datar, Rabu (11/11/2020).

Netralitas ASN pada Pilkada serentak, baik pemilihan gubernur/wakil gubernur maupun bupati/wakil bupati harus tetap dijaga. Tidak ada keberpihakan apalagi ikut dalam politik praktis.

Apel bersama ini diikuti oleh Pjs. Bupati Erman Rahman dan  dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar H. Rony Mulyadi Dt. Bungsu, Ketua KPU Kabupaten Tanah Datar, Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah Datar, Sekda Irwandi, Asisten dan Staf Ahli Bupati, serta diikuti oleh seluruh kepala perangkat daerah dan camat di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Ada empat poin ikrar Aparatur Sipil Negara yang dibacakan Pjs. Bupati Erman Rahman dan diikuti seluruh peserta apel.

Keempat poin itu adalah, pertama menjaga dan menegakkan prinsip netralitas ASN dalam melaksanakan fungsi pelayanan publik baik sebelum, selama, maupun sesudah pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020.

Kedua, menghindari konflik kepentingan, tidak melakukan praktik-praktik intimidasi dan ancaman kepada pegawai ASN dan seluruh elemen masyarakat serta tidak memihak kepada pasangan calon tertentu.

Ketiga, menggunakan media sosial secara bijak, tidak dipergunakan untuk kepentingan pasangan calon tertentu, tidak menyebarkan ujaran kebencian serta berita bohong.

Terakhir, menolak politik uang dan segala jenis pemberian dalam bentuk apapun.

“Ikrar yang dibacakan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka tetapi juga dijadikan pedoman bersama sukseskan Pilkada dengan mengedepankan netralitas ASN,” ujar Erman Rahman.

Menurut Erman, tren pelanggaran netralitas ASN yang banyak terjadi dengan memberikan dukungan di media sosial atau masa, untuk itu semua ASN harus lebih berhati-hati dalam meninggalkan jejak digital, karena dapat berpotensi melakukan pelanggaran, bahkan dengan hanya menyukai “like” status salah satu calon.

BACA JUGA  Audiensi dengan Menteri Pertanian, Walikota Jual Bareh Solok dan Agrowisata Payo

“Kepala OPD, agar dapat melakukan pencegahan pelanggaran netralitas ASN di lingkungan kerjanya masing-masing, dengan menciptakan iklim kerja yang kondusif dalam pencegahan, pengawasan, dan mensosialisasikan sanksi yang dapat dijatuhkan apabila ASN tersebut melanggar disiplin dan netralitas ASN,” ujar Pjs Bupati Tanah Datar.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanah Datar, Jasrinaldi mengatakan bahwa ASN harus mempedomani aturan kepegawaian yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan peraturan lainnya dalam menyikapi situasi politik selama Pilkada serentak akhir tahun ini.

“Jika terbukti melakukan pelanggaran, ASN bisa dijatuhi hukuman disiplin, dari mulai ringan hingga berat, bahkan diberhentikan sebagai ASN.” ujarnya.

Apel bersama ini dilaksanakan menyesuaikan dengan suasana pendemi covid-19, dengan menerapkan protokol kesehatan. Peserta apel hanya diikuti oleh Kepala OPD saja. Kepala OPD harus melaksanakan apel bersama di lingkungannya masing-masing untuk pembacaan ikrar netralitas ini.

“Laporan pelaksanaan apel bersama OPD harus disampaikan kepada Pjs. Bupati Tanah Datar,” tambahnya.

Apel bersama ditutup dengan penandatanganan ikrar netralitas ASN oleh seluruh peserta apel, termasuk Pjs Bupati, Ketua DPRD, Ketua KPU dan Bawaslu.

Reporter: Dajim       Editor: Wewe

Baca juga:

Facebook Comments

loading...