SuhaNews. Pelaksanaan social distanding sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19 telah berdampak secara ekonomi bagi masyarakat. Begitu juga dengan masyaraat nagari Panyakalan Kec. Kubung Kab. Solok, kondisi ini menggugah jamaah masjid Jamie’ untuk menghimpun donasi.
Menyikapi hal tersebut pengurus Masjid Jamie’ Panyakalan menghimpun donasi dari jamaah dan donatur kemudian disalurkan kepada warga disekitar masjid. Bantuan tersebut berupa uang tuani dan beras yang diserahkan pada Selasa (7/4) di masjid Jamie’ Panyakalan
Ketua Pengurus Masjid Jamie’ Panyakalan H. Irman mengatakan bahwa bantuan ini bentuk kebersamaan masyarakat Panyakalan menghadapi kondisi saat ini. Dimana saat masyartakat mengikuti protokol pencegahan Covid-19 ini, ada dampak lain yang ditimbulkan salah satunya dampak ekonomi.

Mewakili penerima bantuan ketua pengurus masjid Jamie’ H. Irman mengucapkan terima kasih kepada jamaah dan donatur yang telah menyisihkan rezkinya untuk meringankan beban saudara-saudara kita di tengah Pandemi Covid-19 ini.
H. Irman juga mengatakan, bahwa di masjid Jamie’ juga memberlakukan protokol pencegahan Covid-19 seperti meniadakan tikar dan karpet untuk salat, menyediakan sabun cuci tangan bagi dan hand sanitizier dan meniadakan kegiatan berkumpulnya jamaah selama Pandemi Covid-19 ini.
Terpisah, Wali Nagari Panyakalan Agus Evatra Dt. Bandaro kayo yang dikonfirmasi SuhaNews, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut sikap empati dan peduli sesama dari masyarakat dan donatur sehingga bisa meringankan beban dari jemaah yang membutuhkan.
“Apa lagi seperti situasi Pandemi saat ini sesuai himbauan pemerintah meminta yang masyarakat untuk mengurangi kegiatan diluar rumah, namun demikian rasa sosial dan raso-raso masyarakat tidak berkurang,” puji wali Nagari.
reporter : Oca editor : Moentjak
Baca juga :



Facebook Comments