Jasad Afif Sempat Diikat Untuk Dievakuasi, Pencarian Hari ke 10 Dilanjutkan

SuhaNews – Pencarian dan evakuasi jasad Arfif Fadhrul Rahman atau Afif siswa MAN 1 Psaman yang tenggelam di Air terjun Murai Tinggi Lubuk Sikaping dilanjutkan. Senin (21/11) malam sempat beredar kabar jasad Afif sudah ditemukan dan sempat diikat dan dibalut terpal oleh dua pemua Tanjung Alai.

“Benar Bang, jelang maghrib tadi dua orang pemuda Tanjuang Alai mengaku telah berhasil memegang dan mengangkat jasad Afif ke permukaan. Tapi berhubung tidak tahan bau yang menyengat, jasad tersebut dilepas dan tenggelam kembali ke dalam pusaran air terjun,” tutur Dasrizal (40 th) wartawan Media Online yang ‘tandem’ di lokasi Bayang Aia sejak sepekan terakhir.

Informasi telah terevakuasinya jasad Afif, sontak tersebar di laman-laman media sosial warga Lubuk Sikaping. Warga yang berempati dan ingin mengatahui kebenaran info tersebut, langsung berbondong- bondong mendatangi lokasi Bayang Aia.

“Tadi nampak beberapa orang petugas dengan membawa senter serta alat penerangan lainnya, kembali ke TKP Murai Tinggi, dan satu unit ambulance juga telah standby di sini malam ini,” tutur sejumlah orang yang berada di posko Bayang Aia.

Informasi lainnya, kata warga, satu kantong mayat yang dibawa ambulan, juga tampak dibawa petugas ke lokasi penemuan jasad Afif di Murai Tinggi.

“Tadi sore tim evakuasi sudah sempat turun ke posko Bayang Aia. Namun atas informasi warga, tim gabungan kembali bergegas balik ke TKP dengan alat penerangan yang sudah disiapkan dan tambahan senter yang diantarkan petugas lainnya,” imbuh Dasrizal dalam pesan WhatsApp nya.

Selain di posko pinggir sungai, simpang jalan masuk ke Bayang Aia di jalan bypass Lubuk Sikaping, juga tak kalah ramai dipadati warga malam ini.

BACA JUGA  Videotron Depan PDAM Padang Panjang Penuh Sesak Dipadati Ribuan Warga Dukung Timnas Indonesia

“Tidak mungkin kita membubarkan warga yang datang ke sini, namun anggota sudah berjaga-jaga di sekitar lokasi, dan jalan masuk ke Bayang Aia juga sudah dilakukan penutupan dengan bangku oleh warga setempat,” ujar IPTU. Yufrizal, Kapolsek Lubuk Sikaping melalui telepon selularnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, H. Mara Ondak, MM selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasaman, menyatakan akan kembali melanjutkan proses evakuasi jenazah Arfif Fadhrul Rahman dari lokasi tenggelamnya di air terjun perbukitan Murai Tinggi, Lubuk Sikaping.

Beragam informasi sempat buncah ba’da maghrib Senin (22/11) malam, lantaran tersiar kabar jasad Afif berhasil dievakuasi dan tengah dijemput ambulan.

“Malam ini Saya sudah menerima rekaman percakapan telephon, bahwa sore jelang magjrib tadi salah seorang relawan berhasil memposisikan jasad Afif horizontal mendatar, tidak lagi terbalik kepala mengarah ke bawah dan sudah sempat diikat dengan tali serta dibalut terpal. Namun karena satu dan lain hal, ikatan itu lepas,” beber Sekda saat dimintai keterangan atas merebaknya informasi korban telah dievakusi.

Namun Sekda Mara Ondak memastikan, proses evakuasi akan dilanjutkan besok, dengan segenap upaya, kemampuan, personil dan peralatan yang ada.

“Kita akan kerahkan semuanya mulai besok pagi dengan segala kemampuan, dibarengi doa bersama masyarakat Pasaman,” ujar sekda yang terdengar mulai lelah di balik percakapan telephonnya.

Dijelaskan, tidak berlanjutnya proses evakuasi malam ini, bukan karena kurang peduli, namun karena kondisi tim dan relawan tidak memungkinkan untuk bekerja malam hari di lokasi yang berbahaya itu, disamping debit air juga masih besar.

“Teman-teman tim dan relawan sudah sangat letih dan kedinginan. Kita semua tentu tidak ingin timbul korban baru lagi,” ujarnya dengan suara serak.

BACA JUGA  Gusman Piliang Matangkan RB dan ZI di Kemenag Kab.Pasaman

Namun Ia sempat menyatakan rasa haru dan syukurnya, ternyata banyak sekali orang yang berniat baik serta peduli sama Afif.

“Saya beryukur banyak yang sayang dan peduli sama Afif,” aku sekda haru.

Turut dijejaskan, sejak H +2 Senin pekan lalu, Ia terus memonitor seluruh detail perkembangan dan menerima banyak masukan dari berbagai sumber untuk kelancaran proses evakuasi.

“Kita ingin memberikan hasil yang terbaik buat keluarga Afif,” ujarnya.

Terakhir, Sekda Mara Ondak menyampaikan ajakan untuk bersama-sama berdoa, somoga Allah Swt memberikan segala kemudahan, rahmat serta hidayahnya di hari ke sepuluh besok, sehingga jenazah Afif bisa dievakuasi dan diserahkan ke keluarganya.(*)

Berita Terkait :

lanjut lanjut lanjut lanjut 

Facebook Comments

Google News