Makkah, SuhaNews – Meski berangkat dengan gelombang dua, jemaah haji kloter 14 Embarkasi Padang yang berasal dari Kabupaten Solok, Kota Solok, kabupaten Solok Selatan dan kota Sawahlunto serta kota Padang mengerjakan ibadah Haji Tamattu’ yang mengharuskan membayar dam.

“Kita melaksanakan haji Tamattu’ yang artinya mengerjakan umrah terlebih dahulu baru melaksanakan haji dana salah satu syaratnya adalah membayar dam,” ujar H. Dedi Wandra, Pembimbing Ibadah Kloter 14 didampingi ketua Kloter Bustami, S.Ag
Dijelaskannya, dam berupa menyembelih satu ekor Kambing dari masing-masing jemaah nantinya daging kambing oleh pengelola didistribusikan pada yang berhak menerima.
“Jemaah yang memilih sendiri Kambingnya kemudian membayar dan menyerahkan pada pengelola, harganya mulai dari 400 riyal sampai 600 riyal, tergantung pilihan dan kemampuan masing-masing,” ulasnya.
Melansir dari situs Kementerian Agama, ibadah haji dibagi dalam tiga jenis yakni Qiran, Tamattu’ dan ifrad yang kesemuanya secara nilainya sama.
Yang membedakan adalah prosesnya, Haji Qiran dilakukan dengan menyatukan niat haji dan umrah bersamaan, haji Tamattu’ dilakukan dengan mengerjakan ibadah umrah, kemudian haji. Sedangkan haji Ifrad mengerjakan ibadah haji lebih dahulu, baru umrah. Meskipun berbeda-beda, namun rukun yang dikerjakan tetap sama.
Berangkat dari hotel sekitar pukul 07.00 Waktu Arab Saudi, menuju lokasi di pasar Kaqiyah yang berjarak lebih kurang 17 km dari hotel, jemaah tampak antusias. Selain menyaksikan pemandangan kota Makkah juga ingin melihat bagaiaman proses penyembelihan hewan disini.
Sampai dilokasi jemaah disambut dengan suasana pasar hewan, secara umum tak beda dengan pasar ternak di Indonesia namun disini lebih rapai dan terlihat lebih bersih. Karena memang proses penyembelihan selain sesuai syariat juga mengutamakan kebersihan higienis.
Ratusan Kambing dengan kondisi fisik yang terlihat sempurna terlihat menunggu giliran untuk disembelih.

Banyaknya jemaah dari berbagai penjuru duni yang hendak menunaikan damnya, membuat jemaah haji Kloter 14 Embarkasi Padang mengantri, dengan sigap ketua regu, ketua rombongan dan PPIH saling berkoordinasi untuk memulai proses dam bagi jemaah dari Kabupaten Solok, Kota Solok Kabupaten Solok Selatan, kota Sawahlunto dan Kota Padang ini.
Saat penyembelihan, jemaah diperbolehkan melihat langsung prosesnya. Terlihat petugas berseragam khusus yang berasal dari berbagai ras melakukan dengan cekatan dan profesional. Mulai dari mempersiapkan Kambing yang akan disembelih hingga menguliti dan memotongnya.
Prosesnya tak lama, yang membuat lama dalah antri menunggu giliran dari masing-masing jemaah. Setelah proses dam selesai, jemaah kembali ke bus, jelang balik ke hotel diajak berkeliling kota Makkah dan melewati Arafah yang akan menjadi lokasi puncak ibadah haji nanti.
Selama proses ini berlangsung, Karu dan Karom selain mengurus dam jemaah juga memantau dan menjaga jemaah tidak terpisah dari rombongan.
Meski dari dalam bus, pemandangan yang tersaji cukup membuat kagum dan haru telah sampai dan menghirup udara kota kelahiran Nabi Muhammad SAW ini, Subhanallah…
Laporan spesial dari Dewi Amelia (Jemaah Haji Kab. Solok) dan Dodi Waldi (Karom 1 Jemaah Haji Kabupaten Solok) Mansur Wahid (Karu Jemaah Haji Kabupaten Solok)
Berita Terkait :
- Mudahkan Jemaah Lansia di Mina, Indonesia Dapat Tambahan Mobil Golf
- PPIH Kloter 14 PDG Sediakan Poliklinik Kesehatan Bagi Jemaah
- Bus Shalawat bernomor 8 Setia Antar Jemaah Haji Solok ke Masjidil Haram
- PPIH Bersama Karu Karom Fasilitasi Lansia Kloter 14 Lakasanakan Umrah
- 5 Jemaah Haji Kabupaten Solok Masuk Kloter 15 Padang Sudah Sampai di Tanah Suci
- Hindari Panas, Jemaah Haji Kabupaten Solok Pilih Umrah Malam Hari
- Jemaah Haji Kabupaten Solok Nikmati Suasana Masjidil Haram
tamattu tamattu tamattu tamattu




Facebook Comments