Jembatan Pelangi Muaro Kandis Pungasan Jadi Kawasan Wisata di Pesisir Selatan

167
pelangi
Jembatan Pelangi jadi kawasan wisata
SuhaNews – Bupati Pesisisir Selatan  Hendrajoni meresmikan kawasan wisata Jembatan Pelangi Muaro Kandis Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan, Sabtu (4/7/2020).

“Kawasan wisata Jembatan Pelangi ini sudah menghasilkan pendapatan sebesar Rp1 juta per hari,” ujar Hendrajoni.

Hal ini, jelas Hendrajoni, sangat bagus. Bukti bahwa nagari telah mampu memberi pemasukan sehingga ke depan dapat digunakan untuk keperluan lain pengembangan wisata.

“awasan wisata Jembatan Pelangi Muaro Kandis, merupakan perpaduan antara laut dengan tawar. Nanti bakal dikembangkan kawasan wisata dengan menggelar iven tahunan atau sejumlah atraksi.

“Gelaran sejumlah iven  itu akan mendongkrak kunjungan wisatawan ke kawasan ini,” papar Hendrajoni.

Pesisir Selatan yang dijuluki dengan Negeri Sejuta Pesona, kini memiliki sektor unggulan. sehingga semakin ramai dikunjungi wisatawan.

pelangi
Jembatan Pelangi dresmikan Bupati Hendrajoni

“Kelolalah kawasan wisata ini dengan baik, agar menghasilkan pendapatan bagi PAD Pesisir Selatan, termasuk menjadi PAD Nagari Muaro Kandis Pungasan ini,” ujar Bupati Hendrajoni.

Sementara itu, Wali Nagari Muaro Kandis Punggasan, Elkamsi mengatakan bahwa di penghujung 2009,  nagari ini pernah dihantam gelombang abrasi pantai. Abrasu itu menyebabkan 25 unit rumah rusak.

“Pembangunan kawasan wisata Jembatan Pelangi Muaro Kandis merupakan awal dari kebangkitan dari peristiwa bencana abrasi yang terjadi pada 2009 lalu,” ujar Elkamsi.

Pemerintahan nagari, jelas Elkamsi,  Pemkab Pesisir Selatan bisa membuat bangunan batu pemecah ombak, agar abrasi pantai bisa diantisipasi.

Wali Nagari menjelaskan bahwa selama kepemimpinan Bupati Hendrajoni, sudah banyak dana yang dikucurkan untuk nagari ini, khususnya untuk membangun kawasan wisata ini.

pelangiPada 2017 didapatkan kucuran dana sebesar Rp3 miliar. Dana itu dimanfaatkan  untuk normalisasi sungai. Pada 2019 sebesar Rp5,4 miliar. Sementara pada 2020 kembali kembali dikucurkan sebesar Rp 4,5 miliar untuk mengantisipasi abrasi.

‘Semoga jembatan semi permanen ini bisa ditingkatkan menjadi jembatan permanen,” harap Elkamsi.

Kawasan wisata ini, jelas Elkamsi, sudah ramai dikunjungi wisatawan, terutama pada hari libur.

“Selain mampu mendongkrak ekonomi masyarakat, juga mampu meningkatkan pendapatan asli nagari,” jelas Elkamsi.

Editor: Wewe      Sumber: Berintanda1.com

Baca Juga:

 

Facebook Comments

loading...