Kabupaten Solok Bahas KUPA dan PPAS Perubahan

kupa
Bupati Solok buka rapat pembahasan KUPA dan PPAS-P
Padang, SuhaNews – Pemerintah Kabupaten Solok menggelar pembahasan kebijakan umum perubahan APBD (KUPA) dan prioritas plafon anggaran sementara perubahan (PPAS-P), Senin (27/7) di Pangeran Beach Hotel, Padang.

Rapat pembahasan ini dihadiri oleh Bupati Solok H. Gusmal, Sekda Aswirman, Wakil Ketua DPRD Renaldo Gusmal, Sekwan Suharmen, Anggota DPRD dan Tim TAPD Kabupaten  Solok. Rapat pembahasan KUPA dan PPAA-P Tahun anggaran 2020 dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Renaldo Gusmal.

“Rapat pembahasan KUPA dan PPAS-P  tahun 2020 dijadwalkan selama 4 hari, 27 s/d 30 Juli 2020,” jelas Sekda Aswirman, selaku Ketua TAPD.

“KUPA dan PPAS-P merupakan siklus pembangunan daerah yang tahapanya telah diatur secara jelas dalam peraturan menteri dalam negeri No 59 Tahun 2007 tentang perubahan atas peraturan mendagri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan kuangan daerah,” ujar Bupati Solok, H. Gusmal.

“Melalui pembahasan ini, jelasnya, dapat ditindaklanjuti secara baik pada pembahasan tingkat lanjut sehingga perubahan APBD Kab Solok Tahun 2020 dapat segera ditetapkan sesuai ketentuan perundang – undangan.

kupa“Perubahan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2020 mengusung tema menuju Kabupaten Solok yang mandiri dan berdaya saing melalui pengembangan SDA, peningkatan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” jelas Gusmal.

Sejalan dengan rencana kerja pemerintah tahun 2020, jelas Gusmal, adalah peningkatan SDA untuk pertumbuhan berkualitas dengan prioritas nasional pembangunan manusia, penguatan konektivitas, peningkatan nilai tambah ekonomi, pemantapan nilai tambah energi, pangan, sumber daya air dan keamanan nasional.

“Perubahan belanja daerah pada tahun 2020 diarahkan untuk dapat mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan jangka menengah daerah,” jelas Gusmal.

“Pmbahasan ini, tambah Gusmal, hakekatnya adalah mencari kesepakatan bersama tentang rencana perubahan struktur keuangan daerah tahun 2020 dan rancangan plafon anggaran sementara tertinggi untuk belanja daerah yang disebar ke semua organisasi perangkat daerah.

“Pembahasan hendaknya berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan dan saling memahami sehingga kita dapat mencari solusi bersama terhadap permasalahan dan tantangan yang akan dihadapi,” harap Gusmal.

KUPA Adapun perubahan rencana pendapatan daerah Kabupaten Solok tahun 2020, jelas Aswirman, sebesar Rp.1.137.880.972.596,55. Terjadi penurunan sebesar Rp94.643.523.964 dibandingkan dengan APBD awal tahun anggaran 2020 yaitu sebesar RP1.232.524.496.560,55.

“ Pengalokasian belanja langsung pada tahun anggaran 2020 lebih diarahkan kepada program dan kegiatan dalam rangka pencapaian target RPJMD Kabupaten Solok 2016-2021 dan program kegiatan yang merupakan pendamping atau sharing dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat,” jelas Aswirman.

Pengalokasian belanja pada tahun anggaran 2020, jelas Aswirman, difokuskan pada kegiatan penanganan wabah Covid-19, pada aspek medis, antisapi dampak yang ditimbulkan melalui pembiayaan jaring pengaman sosial (Sosial Safety Net) dan stimulus pada perekonomian pasca bencana. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...