Solok, SuhaNews – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Sumatera Barat menggelar advokasi kegiatan desa pangan aman, pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah tahun 2020 di Caredek Hotel Solok, Selasa (23/6/2020).
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Solok H.Gusmal, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Elyunaida,S,Si,Apt,M,farm, Kadis Kesehatan dr.Maryeti Marwazi, Kadis Pendidikan Zulkisar, Kadis Perikanan dan pangan Ir. Admaizon, Kadis DLH Bahrizal Bachti,
Kadis DPMN Ferisnovel, Kadis Kominfo Deni Prihatni,Kadis Koperindag Eva Nasri, Camat Bukit Sundi, Camat Junjuang Siriah, Camat X Koto Singkarak, Camat Gunung Talang serta
Wali Nagari, Kepala Pasar dan Calon Kader Keamanan Pangan Nagari Dilam, Nagari Jawi-jawi, Nagari Koto Sani, Nagari Talang dan Nagari Paninggahan.
“Kegiatan ini diselenggarakan di 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Solok dan Kabupaten Agam,” ujar Elyunaida.
Untuk Kabupaten Solok, jelas Elyunaida, Nagari yang akan diintervensi yaitu Nagari Jawi-jawi, Nagari koto Sani, Nagari Paninggahan dan Nagari Dilam, serta Pasar Nagari Talang.
Advokasi, jelas Elyunaida, bertujuan untuk Menyosialisasikan gerakan Keamanan pangan desa (GKPD), Program keamanan PJAS, Program pasar aman dari bahan berbahaya kepada pemangku kepentingan di daerah dan lintas sektor lainya.
Kemudian meningkatkan koordinasi secara strategis antar instansi dalam pelaksanaan kegiatan gerakan keamanan pangan desa (GKPD), Program keamanan PJAS, dan program pasar aman dari bahan berbahaya.
“Kita juga ingin memetakan Program OPD terkait yang dapat disinergikan dengan program gerakan keamanan pangan desa (GKPD), program keamanan PJAS, program pasar aman dari bahan berbahaya dan dapat dijadikan sebagai program yang terintegrasi,” jelas Elyunaida.
“Pemerintah Kabupaten Solok diharapkan untuk bersinergi, berintegrasi dan berkoordinasi dalam mensukseskan program ini,” jelas Elyunaida.
Setelah kegiatan ini selesai, jelas Elyunaid, kita bisa memberikan bimtek kepada calon kader keamanan pangan desa, pasar, maupun di sekolah-Sekolah.
“Terimakasih dan Apresiasi kepada Balai Besar POM Padang yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Kabupaten Solok,” ujar Bupati Solok, H. Gusmal.
Keamanan Pangan, jelas Gusmal, merupakan persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh setiap produk makanan yang akan diedarkan sebelum dikonsumsi masyarakat. Banyak Masyarakat yang belum memahami dan mengetahui serta kurang peduli bahwa penanganan makanan yang salah mengakibatkan terjadinya gangguan kesehatan terutama gangguan pertumbuhan bagi anak yang mengkonsumsinya.
“Keamanan pangan ini harus dapat dilaksanakan dari kota sampai ke nagari, di rumah tangga dan di sekolah, dan di pasar” harap Gusmal. Wewe
BACA JUGA :



Facebook Comments